Sejarah Hari Ini: 5 Maret 1942, Jepang Rebut Batavia

Surat kabar yang memberitakan kedatangan Jepang di Batavia. (Wikimedia.org)
05 Maret 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pasukan Jepang berhasil merebut Ibu kota Hindia Belanda—kini Indonesia—yang kala itu masih bernama Batavia, tepat pada 5 Maret 1942. Tentara Hindia Belanda kemudian kabur ke Bandung dan Bogor.

Keberhasilan Jepang merebut Batavia itu merupakan salah satu peristiwa pada 5 Maret yang layak dikenang. Berikut ini, Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 5 Maret:

Koin dengan ukiran sosok Kaisar Romawi Julianus. (Wikimedia.org)
363
Kaisar Romawi Julianus berangkat ke wilayah Kekaisaran Sassaniyah dari Atiokhia atau kini Antakya, Turki dengan membawa sekitar 90.000 tentara. Pasukan Julianus kemudian bertempur dengan pasukan Kekaisaran Sassaniyah pada 26 Juni 363. Pada pertempuran itu, pasukan Kekaisaran Romawi kalah dan Julianus tewas beberapa hari kemudian karena luka yang diderita selama pertempuran.

1811
Pasukan gabungan Spanyol, Inggris, dan Portugal berhasil merebut Kota Cadiz, Spanyol yang diduduki pasukan Prancis pimpinan Claude Victor-Perrin. Salah satu pertempuran dalam Perang Kemerdekaan Spanyol itu kini dikenang dengan sebutan Pertempuran Barrosa.

1824
Inggris secara resmi mendeklarasikan perang terhadap Myanmar demi menguasai wilayah kerajaan di Asia Tenggara itu. Perang yang berlangsung hingga 1826 itu berhasil dimenangi Inggris. Myanmar kemudian menjadi koloni Inggris hingga 4 Januari 1948.

1912
Untuk kali pertama, kapal udara digunakan dalam perang. Pasukan Italia menggunakan kapal udara militer untuk mengintai wilayah Turki semasa Perang Perang Italia-Turki.

1940
Anggota tingkat tinggi pembuat kebijakan Uni Soviet, termasuk pemimpin Uni Soviet Josef Stalin, menandatangani surat perintah untuk mengeksekusi mati 25.700 intelektual Polandia, termasuk 14.700 tawanan perang. Eksekusi tersebut kemudian dilakukan di Hutan Katyn pada April hingga Mei 1940. Kini, peristiwa tersebut dikenang dengan sebutan Pembantaian Katyn.

1942
Pasukan Jepang berhasil merebut Ibu kota Hindia Belanda—kini Indonesia—yang kala itu masih bernama Batavia. Keberhasilan Jepang itu diraih setelah pasukan Koninklijke Nederlands-Indische Leger (KNIL) atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda meninggalkan ibu kota untuk mengamankan Bandung dan Bogor.

1946
Melalui sebuah pidato, Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, mengecam Uni Soviet yang berusaha menyebarkan paham komunis di Eropa Barat. Di pidatonya itu, muncul istilah Negara Tirai Besi untuk menjuluki Uni Soviet yang kemudian digunakan banyak politikus dan media massa dalam menyebut Uni Soviet.

Foto Josef Stallin. (Reuters-David Mdzinarishvili)
1953
Pemimpin Uni Soviet, Josef Stallin, meninggal dunia setelah terserang strok selama empat hari. Stalin merupakan pemimpin Uni Soviet yang menjabat selama lebih dari 30 tahun. Uni Soviet juga melalui Perang Dunia II di bawah pimpinan Stalin.

1956
Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) melarang sekolah-sekolah negeri di AS memisahkan siswanya yang berkulit hitam dengan yang berkulit putih. Universitas North Carolina menjadi universitas pertama di AS yang menerapkan aturan tersebut.

1997
Pemerintah Korea Utara (Korut) dan pemerintah Korea Selatan (Korsel) melakukan perundingan perdamaian setelah 25 tahun tak menjalin hubungan apa pun. Pertemuan kedua negara untuk merundingkan perdamaian itu dilaksanakan di New York, Amerika Serikat (AS).