Pertarungan Pilpres 2019 Selesai? Ini Elektabilitas Terakhir Jokowi-Prabowo Versi LSI

Joko Widodo (kiri) dan Prabowo Subianto (kanan) disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersiap mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2 - 2019). (Bisnis/Nurul Hidayat)
05 Maret 2019 17:00 WIB Iim Fathimah Timorria Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) atau LSI Denny JA memperlihatkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mencapai 58,7%. Angka ini unggul dengan marjin 27,8% atas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang memiliki elektabilitas 30,9%.

"Angka ini mengungguli pasangan Prabowo-Sandi yang memperoleh 30,9%," ungkap peneliti Senior LSI, Ardian Sopa dalam konferensi pers analisis survei LSI di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Sementara itu, terdapat 9,9% responden yang belum menentukan pilihan atau menjawab tidak tahu. Adapun survei kali ini, ungkap Adrian, menggunakan simulasi surat suara sebagaimana pemilihan asli dengan jumlah surat suara tak sah sebesar 0,5%.

Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 18-25 Februari 2019 atau setelah pelaksanaan debat calon presiden putaran kedua yang berlangsung pada 17 Februari 2019 lalu. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam survei ini berjumlah 1.200 orang dan tersebar di 34 provinsi dengan menggunakan metode multistage random sampling.

LSI Denny JA turut melakukan wawancara langsung dan menyertakan kuesioner dalam proses pengumpulan data dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview.

Keunggulan paslon nomor urut 01 yang mencapai dua digit tak hanya terjadi dalam survei kali ini. Berdasarkan catatan survei LSI Denny JA yang rutin dirilis sejak Agustus 2018 lalu, tren dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin stabil di atas 50% dengan selisih rerata sebesar 20% dibanding Prabowo-Sandiaga.

Sumber : Bisnis/JIBI