Peternak Demo Bawa 300 Ekor Ayam ke Istana Negara Jakarta

Para peternak ayam dari berbagai daerah di Tanah Air berdemo di depan Istana Negara, Jakarta, Selaas (5/2/2019). (Istimewa - Parjuni)
05 Maret 2019 13:15 WIB Syifaul Arifin Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Seribuan peternak berdemonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019). Mereka mengeluhkan harga ayam yang turun drastis sehingga membuat mereka rugi.

Mereka membawa 300 ekor ayam hidup. Rencananya, ayam itu dibagi-bagikan kepada warga dan aparat yang berjaga di Istana Negara.

Peternak yang berunjuk rasa itu berasal dari berbagai wilayah di Indonesia di antaranya Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Salah satu organisasi peternak yang terlibat dalam demonstrasi itu adalan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar).

Ketua Pinsar Jawa Tengah, Parjuni, saat dihubungi Solopos.com menyebut penurunan harga ayam itu berlangsung di seluruh Indonesia. Jumlah peternak seluruh Indonesia sekitar satu juta orang.

Harga ayam hidup mencapai Rp15.000/kg, padahal harga pokok produksi (HPP) Rp18.500/kg. Dengan demikian, peternak rugi Rp5.000/ekor. 

Penurunan harga tersebut terjadi sejak pertengahan Januari 2019. Parjuni mengatakan peternak datang ke Istana Negara agar pemerintah memperhatikan nasib mereka.

Mereka juga membawa spanduk isinya “Turunkan Harga Pakan Ayam dan harga DOC”. DOC adalah day old chick atau ayam umur sehari. Mereka menuntut ada pengaturan harga yang tidak merugikan peternak, pengaturan penawaran dan permintaan, dan perlindungan peternak.