Isu Retweet Video Porno di Twitter, Ngabalin: Kami Telusuri Secara Silent

Ali Mochtar Ngabalin (Bisnis/Paulus Tandi Bone)
04 Maret 2019 16:33 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengaku merasa difitnah akibat isu mengunggah ulang atau retweet akun video porno lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang berisi cuplikan video porno di akun Twitter pribadinya.

Ngabalin mengaku kerap difitnah menjelang Pemilu 2019. Sebelumnya, dia diisukan sakit dan tengah dirawat di rumah sakit (RS), dituding membuat dokumen Surat Keputusan (SK) palsu terkait kepengurusan Bakomubin (Badan Kordinasi Mubalig Seluruh Indonesia), hingga akun Twitter miliknya yang meretweet akun video porno.

"Berbagai macam tuduhan ini hampir [semua terjadi] memasuki pilpres," ujar Ngabalin saat dihubungi Suara.com, Senin (4/3/2019).

Ngabalin menuturkan tuduhan-tuduhan kepada dirinya sudah masuk dalam kategori kriminalisasi. Namun dirinya enggan memproses tuduhan-tuduhan tersebut ke ranah hukum.

"Semua itu kan masuknya kriminalisasi kan. Jadi yang pasti bahwa sama seperti kemarin lagi ya, saya juga disarankan untuk tidak memproses ini ke ranah hukum. Ada juga kemarin saya dituduh menggunakan dokumen palsu abal-abal Ketua Bakomubin, kita juga biarkan saja dan macam-macam deh," kata dia.

Meski demikian, Ngabalin tak menjelaskan apakah akun tersebut benar miliknya atau tidak. Namun ketika ditanya apakah akun miliknya tersebut diretas tidak, Ngabalin mengaku pihaknya akan menelusuri cuitan ulang [retweet] tersebut. "Teman-teman di sini tengah menelusuri tapi dengan cara silent," tandasnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan unggahan Ali Mochtar Ngabalin di akun Twitter miliknya, Ngabalin mengunggah ulang atau retweet akun video porno lesbian, gay, biseksual dan transgender atau LGBT yang berisi cuplikan video porno.

Unggahan Ngabalin melalui akun Twitter pribadinya @NgabalinAli itu pun langsung menjadi bahan perbincangan warganet. Bahkan muncul tagar #NgabalinNontonBokep yang melesat di daftar trending topic Twitter pada Senin (4/3/2019).

Di akun pribadi @NgabalinAli, ternyata memang benar ada akun berisi video porno yang di-retweet melalui akun itu. Akun @NgabalinAli terakhir kali mengunggah aktivitas diving di laut pada 20 Februari 2019.

Barulah pada 26 Februari 2019, Ngabalin meretweet akun @lesbianpo** yang mengunggah video aksi dua orang wanita sedang melakukan aktivitas ranjang. Hingga kini, unggahan ulang akun porno di Twitter milik Ngabalin sudah diunggah ulang oleh 110 orang, disukai oleh 397 orang dan dikomentari oleh 231 orang.

Unggahan Ngabalin itu pun menuai berbagai komentar negatif dari warganet. Banyak warganet yang tak menyangka Ngabalin meretweet akun video porno yang tidak pantas.

Namun saat Solopos.com menelusuri akun itu pada Senin sore, akun tersebut sudah tak bisa lagi ditemukan. Rekaman aktivitas akun tersebut juga sudah tidak bisa lagi dilacak, termasuk aktivitas retweet yang menghebohkan itu.

Sumber : Suara.com