Wah, Kuota Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN 2019 Ditambah 10%

Ilustrasi ujian tulis berbasis kertas Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (Antara- - M. Agung Rajasa)
04 Maret 2019 11:17 WIB Tamara Geraldine Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Kuota mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 bertambah 10% atau menjadi minimal 40% dari yang tahun sebelumnya hanya minimal 30%.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memastikan perubahan tersebut. Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo mengatakan kuota untuk jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) berkurang 10% menjadi minimal 20% sehingga yang melalui jalur SBMPTN ditambah 10% menjadi minimal 40%.

Angka minimal membuat PTN bisa menerima mahasiswa baru dengan kuota 45%-50%. Untuk jalur mandiri tetap maksimal 30%. “Dari total pendaftar SNMPTN 2019, persaingan bakal ketat. Kuota SNMPTN sekarang terkikis dengan dibukanya jalur seleksi mandiri di beberapa perguruan tinggi negeri. Bagi peserta yang sudah lulus SNMPTN, nomor induk peserta tidak bisa dipakai untuk mendaftar SBMPTN,” ujar dia saat dihubungi Solopos.com melalui sambungan telepon, Jumat (1/3/2019).

Pendaftar SNMPTN secara nasional mengalami penurunan. Siswa yang pendaftar pada 2018 tercatat sebanyak 586.155 orang, sementara pada 2019 turun menjadi 478.608 orang.

Mereka harus memperebutkan 98.105 kursi perguruan tinggi. “Kalau dibandingkan tahun lalu turun 107.547 siswa. Persaingan memperebutkan kursi SNMPTN tahun ini semakin tinggi. SNMPTN merupakan jalur seleksi tanpa tes. Panitia pusat melakukan penelusuran nilai akademik siswa dari semester V bagi SMA/SMK/MA sederajat dengan masa belajar tiga tahun,” ujar dia.

Budi mengatakan siswa yang tidak lolos seleksi masih bisa menjajal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). “Siswa wajib menyiapkan Rp200.000 untuk biaya pendaftaran. Pembayaran bisa lewat Bank Mandiri, BNI, atau BTN. UTBK dapat diikuti siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah [SMA/MA/SMK] dan sederajat serta lulusan Paket C 2017, 2018, dan 2019,” ujar dia.

UTBK dibuka Jumat mulai pukul 10.00 WIB. UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

Keunggulan pelaksanaan UTBK yang digelar LTMPT antara lain tes dilakukan lebih dari satu kali, peserta mengikuti maksimal dua kali tes, dan hasil tes diberikan secara individual 10 hari setelah pelaksanaan tes.

“Ada 85 PTN [perguruan tinggi negeri] dengan 3.166 prodi [program studi] di Indonesia. Jalur SNMPTN menerima 98.105 mahasiswa, SBMPTN 162.038 mahasiswa, dan jalur mandiri 100.233 mahasiswa. Maka jika dijumlah total 360.376 mahasiswa,” ujar dia.