Sejarah Hari Ini: 1 Maret 1949, Pasukan Indonesia Rebut Jogja dari Belanda

Monumen Serangan Umum 1 Maret di Kota Jogja, DIY. (Wikimedia.org)
01 Maret 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 1 Maret 1949, Pasukan Indonesia merebut dan menduduki wilayah Kota Jogja yang kala itu menjadi ibu kota Indonesia namun dikuasai Belanda. Peristiwa tersebut kini dikenang dengan sebutan Serangan Oemoem—atau dalam ejaan baru Serangan Umum—1 Maret 1949.

Serangan Umum 1 Maret merupakan satu dari sekian banyak peristiwa pada 1 Maret yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 1 Maret yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 1 Maret:

152 SM
Pasukan Kekaisaran Romawi yang dipimpin Kaisar Romulus merayakan kemenangan mereka atas pasukan kerajaan tetangga, Caeninenses. Raja Caeninenses menyerang Romawi menyusul perintah Romulus kepada orang Romawi untuk menculik dan memerkosa gadis-gadis dari Kota Crustumini, Antemnates, dan Sabin. Peristiwa keji itu berlangsung dalam sebuah festival yang digelar Romulus dengan mengundang para gadis dari tiga kota tersebut. Festival yang berakhir pemerkosaan dan penculikan itu kini dikenang dengan nama The Rape of the Sabine Women atau Pemerkosaan Gadis Sabin.

86 SM
Pasukan Kekaisaran Romawi yang dipimpin Lucius Cornelius Sulla, menjebol pertahanan sekaligus mengalahkan pasukan Athena pimpinan Aristion yang didukung pasukan Kerajaan Pontus dari utara Anantolia—sekarang Turki—pimpinan Raja Mithridates VI. Kemenangan pasukan Kekaisaran Romawi itu sekaligus mengakhiri pengepungan yang mereka lakukan di Athena selama berbulan-bulan.

317
Flavius Yulius Krispus dan Flavius Claudius Constantinus Augustus, putra Kaisar Romawi Konstantinus I, menetapkan nama Caesar sebagai gelar untuk Kaisar Romawi. Caesar sejatinya adalah nama keluarga dari kaisar Romawi yang sangat legendaris, yakni Gaius Julius Caesar Augustus, anak dari kaisar sebelumnya, Julius Caesar, yang juga sangat terkenal.

Lukisan terkenal karya Jacques-Louis David bertajuk Napoleon Melintasi Alpen. (Wikimedia.org)
1815
Napoleon Bonaparte kembai dari pengasingannya di Pulau Elba. Napoleon kemudian kembali memerintah di Prancis selama 100 hari.

1845
Presiden Amerika Serikat (AS), John Tyler, menandatangani rencana aneksasi Republik Texas sebagai negara bagian di AS. Republik Texas adalah negara berdaulat setelah memisahkan diri dari Meksiko pada 1836. Setahun setelah ditekennya rencana itu, Republik Texas resmi dicaplok AS lalu dijadikan salah satu negara bagian dengan nama Texas.

1949
Pasukan Indonesia merebut dan menduduki wilayah Kota Jogja yang kala itu menjadi ibu kota Indonesia namun dikuasai Belanda. Pasukan Indonesia pimpinan Letkol Soeharto mengklaim berhasil menduduki Kota Jogja selama enam jam. Peristiwa tersebut kini dikenang dengan sebutan Serangan Oemoem—atau dalam ejaan baru Serangan Umum—1 Maret 1949.

1953
Pemimpin Uni Soviet, Josef Stalin, pingsan setelah terserang strok. Empat hari kemudian, Stalin yang memimpin Soviet sejak 1922 itu meninggal dan digantikan Nikita Khrushchev.

1954
Amerika Serikat (AS) meledakkan bom hidrogen seberat 15 megaton di Pulau Bikini, sebuat atol di Samudra Pasifik. Peledakan bom dengan alasan pengujian itu adalah upaya AS memprovokasi Uni Soviet selama Perang Dingin. Uji coba tersebut menimbulkan kontaminasi radioaktif terburuk yang pernah disebabkan AS.

1972
Tentara Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Suriah yang menghancurkan kamp-kamp militer Suriah. Suriah membalas serangan Israel itu beberapa hari kemudian. Baku serang antara kedua negara itu pun terjadi selama berbulan-bulan.

Justin Drew Bieber. (Grammy.com)
1994
Seorang bayi laki-laki lahir di London, Ontario, Kanada dan dinamai Justin Drew Bieber. Kini, laki-laki asal Kanada itu dikenal luas sebagai penyanyi dan penulis lagu dengan nama Justin Bieber. Justin Bieber memiliki jutaan Beliebers—sebutan bagi penggemar Bieber—yang tersebar di seluruh dunia.