Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon Tolak Sandiaga Uno, Rupanya Ini Alasannya

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno tampil di hadapan anggota Muhammadiyah di Purwodadi, Grobogan, Jateng, Sabtu (11/1 - 2018). (Antara/Istimewa)
01 Maret 2019 22:01 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, CIREBON -- Pimpinan Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat, mengeluarkan surat penolakan terhadap kedatangan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Mereka beralasan penolakan itu karena khawatir kedatangan Sandi akan memunculkan sesuatu yang tidak diharapkan.

"Kami sampaikan mohon maaf, kami belum bisa menerima kunjungan Pak Sandi," kata Pimpinan Pondok Pesantren Buntet Cirebon KH Adib Rofiuddin di Cirebon, Jumat (1/3/2019).

Menurut KH Adib, pihaknya sudah pernah didatangi oleh utusan Sandiaga Uno untuk bisa datang ke Pondok Buntet. Namun saat itu dia menyampaikan bahwa pimpinan pondok belum bisa menerimanya.

Kemudian datang lagi utusan Sandiaga Uno untuk kali kedua dan Pondok Buntet juga menyampaikan hal yang sama seperti kedatangan utusan yang pertama. "Saya sudah sampaikan secara baik-baik, bahwa kami belum bisa menerimanya," tuturnya.

KH Adib mengaku kaget ketika mendapatkan informasi akan ada kedatangan Sandiaga Uno ke Pesantren Buntet dan dengan sangat terpaksa mengeluarkan surat penolakan.

Dia melanjutkan tidak menginginkan adanya penolakan yang harus mengemuka ke publik. Tapi karena sudah semaunya sendiri, maka keluarlah surat penolakan. "Kami terpaksa membuat pernyataan penolakan, karena ini sudah ngelunjak," ujarnya.

KH Adib menuturkan bahwa seluruh kiai di Pondok Buntet Pesantren sudah sepakat untuk mendukung Jokowi dan KH Maruf Amin sebagai pilihannya. Sehingga, kata dia, jika Sandiaga terus memaksa untuk datang ke Pondok Buntet Pesantren, dikhawatir ada sesuatu yang tidak diharapkan menjelang Pilpres 2019.

"Silaturahmi itu baik, tapi mencegah sesuatu yang tidak baik terjadi, itu lebih baik," katanya. Sandi diinformasikan akan mengunjungi salah satu pondok pesantren tertua di Pulau Jawa itu pada Jumat ini.

Sumber : Antara

Kolom 4 hours ago

Fisika di SMK