Doa Amien Rais di Depan KPU: Kalau Curang, Laknat Allah Buat Mereka

Aksi massa FUI di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Jumat (1/3 - 2019). (Bisnis/Aziz Rahardyan)
01 Maret 2019 17:41 WIB Aziz Rahardyan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Politikus Senior Partai Amanat Nasional (PAN) mengikuti aksi Apel Siaga Umat untuk Pemilu yang diselenggarakan Forum Umat Islam (FUI) di depan Kantor KPU, Jumat (1/3/2019).

Berdasarkan pantauan Bisnis/JIBI di lokasi aksi, Amien Rais yang terlihat mengenakan topi dan baju kotak-kotak berwarna biru, turut naik ke mobil komando untuk berorasi dan memimpin doa. Sayangnya, ketika mulai berbicara di depan mikrofon, suara Amien terus diganggu dengan bunyi dengungan nyaring dari pelantang suara.

Amien pun terlihat kerepotan dengan mencoba berganti posisi dan membetulkan kabel-kabel mikrofon agar dengungan tersebut tak lagi berbunyi. "Ada sabotase ini," ucap pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 26 April 1944 ini spontan.

Beruntung, dengungan tersebut berakhir ketika Amien telah berpindah ke sisi lain dari mobil komando. Amien pun memulai orasi dan doanya untuk KPU agar menyelenggarakan Pemilu dengan bersih, jujur, adil, dan tanpa kecurangan.

"Kalau teman-teman KPU, Bawaslu pusat, daerah, kerja jujur, tidak curang, kita doakan mendapat barokah, rahmat, dan hidayah dari Allah," ucapnya.

"Kalau curang dan terbukti, tentu kita akan buat perhitungan, dan laknat Allah akan menimpa mereka. Laknat Allah dunia-akhirat," tambahnya diiringi sorakan dari massa aksi.

Hingga berita ini tertulis, massa aksi masih terlihat memenuhi Jl. Imam Bonjol dengan atribut bertuliskan "Tolak Kecurangan Pemilu" di depan Kantor KPU yang telah dikelilingi oleh kawat besi (barrier) dari pihak keamanan.

Selain Amien, turut hadur beberapa tokoh PA 212 lain, di antaranya Novel Bamu'min, eks Ketum PA 212 Idrus Sambo, Sekretaris PA 212 Bernard Abdul Jabbar, Eggy Sudjana, Sekjen FUI Al Khaththath, dan lain-lain.

Sumber : Bisnis/JIBI