Prabowo Sebut Rp11.000 T di Luar Negeri, Menko Perekonomian: Sulit Dibuktikan

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. (Antara)
28 Februari 2019 18:45 WIB Puput Ady Sukarno Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution angkat bicara soal pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut uang warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri mencapai lebih dari Rp11.000 triliun. Menurut Darmin, klaim itu sulit dipastikan kebenarannya.

Namun demikian, mantan Gubernur Bank Indonesia itu mengatakan apabila dikaitkan dengan keberhasilan pemerintah dalam tax amnesty, dirinya tidak menutup kemungkinan bisa saja masih ada dana yang masih di luar negeri. Namun soal nilainya, menurutnya sulit untuk diketahui.

"Itu hal yang susah untuk dibicarakan benarnya berapa. Tapi kan salah satu tahapan langkah kita itu dengan yang namanya amnesti pajak waktu itu dan cukup banyak, sekarang masih tersisa ya enggak tahu," jelasnya di sela Sixth Ministerial Meeting of The CPOPC, di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Namun ketika dipertegas seberapa besar potensi yang masih ada tersebut, Darmin tidak bersedia menjawabnya dengan alasan enggan dibawa-bawa ke ranah publik. "[potensi] Seberapa banyak? Ya saya enggak mau jawab pokoknya kalau omongan politik," ujarnya.

Sebelumnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan duit WNI yang berada di luar negeri mencapai Rp11.000 triliun. Hal itu dikatakan Prabowo dalam pidato kebangsaan Prabowo Menyapa, DI Yogyakarta, Rabu (27/2/2019).

"Uang warga negara Indonesia di luar negeri jumlahnya lebih dari Rp11.000 triliun. Jumlah uang di bank-bank di seluruh bank di dalam negeri Rp5.400 triliun. Berarti dua kali kekayaan Indonesia berada di luar Indonesia, tidak berada di negeri Indonesia," ujarnya.

Sumber : Bisnis/JIBI