Sejarah Hari Ini: 26 Februari 1991, Perang Teluk Berakhir

Pesawat tempur AS melintasi kilang minyak di Kuwait yang terbakar semasa Perang Teluk. (Wikimedia.org)
26 Februari 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 26 Februari 1991, Perang Teluk antara Irak dan Kuwait yang berlangsung sejak 2 Agustus 1990 berakhir. Hal itu menyusul ditariknya pasukan Irak dari Kuwait.

Berakhirnya Perang Teluk itu merupakan satu dari sekian banyak peristiwa pada 26 Februari yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 26 Februari yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 26 Februari:

1233
Pasukan Mongol berhasil menduduki pusat pemerintahan Dinasti Ji di Kota Kaifeng, Tiongkok. Keberhasilan itu diraih pasukan Mongol setelah melakukan pengepungan di kota tersebut selama berbulan-bulan.

1266
Pasukan Angevin yang dipimpin Charles dari Anjou berhasil mengalahkan pasukan Kerajaan Sisilia yang dipimpin Manfred. Atas kemenangan itu, Charles berhasil menguasai seluruh wilayah Kerajaan Sisilia.

Levi Strauss. (Biography.com)
1829
Levi Strauss lahir di Buttenheim, Bavaria, Konfederasi Jerman. Namanya kemudian terkenal sebagai pengusaha yang bergerak di bidang pakaian. Produk yang bisa dibilang paling terkenal adalah celana jin Levi's yang diproduksi melalui perusahaannya, Levi Strauss & Co di Amerika Serikat.

1876
Jepang dan Korea menandatangani perjanjian yang memperbolehkan warga Jepang masuk ke wilayah Korea secara bebas. Perjanjian itu sangat menguntungkan pihak Jepang yang terus mengirim barang ke sejumlah kawasan Korea untuk diperdagangkan melalui warganya. Namun dengan perjanjian itu, Korea juga bisa terlepas dari cengkeraman Tiongkok yang kala itu di bawah pimpinan Dinasti Qing.

1935
Pemimpin Jerman Adolf Hitler memberikan perintah untuk kembali membentuk angkatan udara yang bernama Luftwaffe. Perintah Hitler itu melanggar Perjanjian Versailles yang ditandatangani pada 1919 untuk mengakhiri Perang Dunia I.

1983
Kepler Laveran Lima Ferreira lahir di Maceio, Brasil. Ia kemudian dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang pernah membela salah satu klub raksasa di Spanyol, Real Madrid, sejak 2007 hingga 2017. Setelah hengkang dari Real Madrid, pemain yang berposisi sebagai bek tengah dan akrab disapa Pepe itu kemudian memperkuat salah satu klub di Turki, Besiktas.

1989
Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menarik semua pasukannya yang terlibat konflik di Lebanon. AS menarik pasukannya lantaran menganggap konflik di Lebanon sulit diakhiri dan perdamaian di Lebanon sulit diwujudkan.

1991
Pemimpin Irak Saddam Husein mengumumkan penarikan pasukannya dari Kuwait melalui siaran radio di Bagdad, Irak. Penarikan pasukan itu kemudian sekaligus mengakhiri Perang Teluk yang sudah berlangsung sejak 2 Agustus 1990. Dalam perang tersebut, Irak dinyatakan kalah dari pasukan Kuwait yang dibantu Koalisi PBB.

1992
Pasukan Armenia yang dibantu pasukan Rusia membantai 613 orang Azerbaijan di Kota Khojaly yang kini dikuasai Armenia. Dari 613 orang yang dibantai itu, 106 orang di antara mereka adalah wanita dan 83 lainnya anak-anak. Peristiwa tragis yang terjadi di masa Perang Nagorno-Karabakh itu kini dikenang dengan sebutan Pembantaian Khojaly.

Kerusakan di World Trade Center (WTC), New York, AS setelah didera bom, 28 Februari 1993. (Wikimedia.org)
1993
Serangan bom mendera lokasi parkir di World Trade Center (WTC), New York, Amerika Serikat (AS). Akibat serangan itu, enam orang tewas, sekitar 100 orang terluka, serta beberapa bagian bangunan WTC rusak. Beberapa bulan kemudian, pihak berwajib berhasil menangkap para pelaku, yakni Mohammed Salameh, Nidal Ayyad, Mahmud Abouhalima dan Ahmad Ajaj. Keempat pengebom tersebut lantas dijatuhi hukuman kurungan penjara seumur hidup.