Artis Nyaleg di Nomor Urut 1, Berpeluang Lolos ke DPR?

Artis yang menjadi caleg PDI Perjuangan Kirana Larasati berpose di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (23/10/2018). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
23 Februari 2019 11:40 WIB Danang Nur Ihsan Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Puluhan artis mencoba peruntungan dengan menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR dalam Pemilu 2019. Bagaimana peluang mereka lolos masuk parlemen.

Berdasarkan data yang dikutip Solopos.com dari laman rumahpemilu.org, Jumat (22/2/2019), Partai Nasdem menjadi partai yang banyak mengusung artis yaitu 16 artis. Selanjutnya PDIP dengan 8 artis, PAN 6 artis, Partai Gerindra dan PKB masing-masing 4 artis, Perindo 3 artis, Partai Demokrat 2 artis, dan PSI 1 artis.

Meskipun Partai Nasdem paling banyak mengusung artis, namun PAN memberikan nomor urut 1 kepada artis dengan persentase terbesar. Dari 6 artis yang dicalonkan, 5 artis ditempatkan di nomor urut 1. Jika melihat latar belakang artis yang ditempatkan di nomor urut 1, mayoritas merupakan anggota DPR atau mantan pejabat eksekutif daerah seperti Rieke Diah Pitaloka, Venna Melinda, Lucky Hakim, Rano Karno, Dede Yusuf, Desi Ratnasari, dan Dedy Miing Gumelar.

Nomor urut 1 di masing-masing partai selama ini dianggap istimewa karena disebut paling berpeluang menjadi wakil rakyat. Berdasarkan data KPU yang diolah Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia pada Pemilu 2014, kemenangan caleg DPR nomor urut 1 mencapai 62,2%, sementara nomor urut 2 sebesar 16,9%, dan nomor urut 3 sebesar 4,4%. Penentuan nomor urut 1 untuk seorang caleg termasuk strategi karena kemenangan caleg artinya juga kemenangan partai.

Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Maharddhika menjelaskan keterpilihan caleg tak hanya ditentukan nomor urut tapi juga kesesuaian dapil dengan basis massa parpol. ”Jadi dapil dan basis massa partai politik tetap harus diperhatikan,” kata Maharddhika sebagaimana Solopos.com dikutip dari laman rumahpemilu.org.

Di Jawa Barat (Jabar) terdapat 23 artis yang berkompetisi di antaranya Kirana Larasati dari PDIP, Choki Sitohang dari Perindo, dan Giring Ganesha dari PSI. Di dapil Jabar VI, Farhat Abbas dari PKB mengadu popularitas dengan Fauzi Baadila dari Partai Gerindra, dan Lucky Hakim dari Partai Nasdem.
Pertarungan ketat para artis juga terjadi di Jawa Timur (Jatim). Di dapil Jatim I, ada Arzetti Bilbina dan Sundari Soekotjo dari PKB, Ahmad Dhani Prasetyo dari Partai Gerindra, dan Andre Hehanusa dari PDIP.

Sedangkan di dapil Jateng IV (Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar) dan dapil Jateng V (Kota Solo, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali), minim artis caleg. Tercatat hanya ada nama Bertrand Antolin, caleg Partai Nasdem nomor urut 5 yang maju dari dapil Jateng V.

Artis-artis lainnya yang juga ikut Pemilu antara lain Krisdayanti, Ian Kasela, Jeffry Waworuntu, Katon Bagaskara, Tina Talisa, Olla Ramlan, Syahrul Gunawan Della Puspita, Krisna Mukti, Nurul Qomar, Fairuz el Fouz, Cut Meiriska, Adly Fairuz, Nara Urbach, Cris Jhon, Elma Theana, Wanda Hamidah, Charly van Houtten, Reza Artamevia, Mulan Jameela, Primus Yustisio, Dwiki Dharmawan, Denada, Eko Patrio, dan Tommy Kurniawan.