Puluhan Warga Palestina Ditangkap Polisi Israel Saat Sedang Salat

Warga Palestina demo pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem, Senin (14/5 - 2018). (Ibraheem Abu Mustafa/Reuters)
20 Februari 2019 09:35 WIB Newswire Internasional Share :

Solopos.com, JERUSALEM – Puluhan warga Palestina ditangkap polisi Israel saat sedang menunaikan salat di daerah Bab Ar-Rahmah (Golden Gate) di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha di Kota Tua Al-Quds (Jerusalem).

Menurut keterangan dari beberapa saksi mata dan sumber medis menyebut polisi menyerang orang yang sedang beribadah dan berusaha memindahkan gerbang logam yang menghalangi jalan masuk ke satu bangunan di sebelah Bab Ar-Rahmah untuk menunaikan salat di dalamnya.

Polisi pada Minggu (17/2/2019), memasang rantai di gerbang tersebut, tapi warga Palestina mencabutnya setelah mereka khawatir penguasa Yahudi bermaksud menutup bangunan itu untuk nanti membuat kuil Yahudi, kata Kantor Berita Palestina, sebagaimana dikutip Antara, Rabu (20/2/2019).

Beberapa saksi mata mengatakan polisi Israel menyerang orang yang sedang beribadah dan menangkap tak kurang dari 15 orang sementara staf medis Bulan Sabit Merah mengatakan mereka merawat sejumlah orang, yang menderita luka akibat dipukuli dan menghirup gas air mata.

Tak lama setelah peristiwa terjadi, para pejabat Muslim mengatakan polisi Israel meninggalkan kompleks masjid itu dan suasana kembali tenang sesudah kesepakatan dicapai bahwa situasi di Bab Ar-Rahmah kembali ke kondisinya sebelum polisi memasang rantai di gerbang tersebut.

Sementara itu, sedikitnya 20 orang Palestina ditembak dan cedera akibat terkena peluru aktif dan sebagian lagi menderita sesak nafas karena menghirup gas air mata saat personel Angkatan Laut Israel menyerang protes "Pawai Akbar Kepulangan" di lepas pantai di sebelah barat-laut Kota Gaza, kata Bulan Sabit Merah Palestina (PRC).

Angkatan Laut Israel melepaskan tembakan ke arah ratusan orang Palestina yang ikut dalam demonstrasi damai sebagai bagian dari protes Pawai Akbar Kepulangan di lepas pantai Kota Gaza di dekat perbatasan laut dengan Israel. Mereka menembaki dan melukai sedikitnya 20 orang.

Sumber : Antara