Sekda Pemprov Papua Ikut Pukul & Tampar Petugas KPK

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Antara)
19 Februari 2019 23:30 WIB Sholahuddin Al Ayyubi Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Hery Dosinaen sempat memukul dan menampar petugas KPK Muhammad Gilang Wicaksono. Insiden itu terjadi saat petugas KPK tengah mengambil gambar di Hotel Borobudur Jakarta Pusat.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengungkapkan bahwa tersangka sudah mengakui perbuatannya terhadap penyelidik KPK yang babak belur dipukuli puluhan orang tidak dikenal di Hotel Borobudur. Salah satu pelakunya belakangan diketahui adalah Sekda Pemprov Papua.
 
Menurutnya, setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Hery Dosinaen tidak ditahan tim penyidik Polda Metro Jaya. Alasannya, dia dinilai masih kooperatif dan jika dipanggil selalu hadir.

"Peranan tersangka ini memukul dan menampar. Tapi yang bersangkutan masih belum ditahan karena subyektivitas penyidik, salah satu contohnya dia (Hery Dosinaen) kooperatif," tuturnya, Selasa (19/2/2019).

Argo memastikan bahwa penyidik Polda Metro Jaya akan profesional menangani perkara tindak pidana penganiayaan tersebut dan mengembangkan kasus itu hingga terungkap tersangka lainnya.

"Penyidik kami sudah bekerja sesuai dengan aturan dan sebagai etika penyidikan punya aturan sendiri, kami pasti akan menangani kasus ini dengan baik," katanya.

Sebelumnya, penyelidik KPK Muhammad Gilang Wicaksono diketahui tengah mengambil foto kegiatan Pemprov Papua dan anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur pada Sabtu (2/2/2019) malam. Aktivitas Gilang tersebut membuat sejumlah orang dari Pemprov Papua menghampirinya karena tidak terima difoto secara diam-diam.

Setelah sempat cekcok mulut antara sejumlah orang dari Pemprov Papua dan penyelidik KPK, terjadilah baku hantam yang mengakibatkan Gilang mengalami luka-luka.

Sumber : Bisnis/JIBI