Kunjungi Ahmad Dhani di LP Surabaya, Prabowo: Ini Dendam Politik

Prabowo datang bersama dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiono, dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur SoepriyatnoAhmad Dhani dan kuasa hukumnya Aldwi Rahardian berbincang santai di ruang pengunjung Lapas Kelas I Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/2 - 2019).
19 Februari 2019 21:36 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Presiden Prabowo Subianto menjenguk musisi yang menjadi caleg Partai Gerindra Ahmad Dhani di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Surabaya, Selasa (19/2/2019). Kedatangannya untuk memberikan dukungan dan semangat kepada Dhani agar kuat menjalani proses hukum. 

Prabowo datang bersama dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiono dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Soepriyatno. Mereka disambut Ahmad Dhani dan kuasa hukumnya Aldwi Rahardian berbincang santai di ruang pengunjung lapas. 

Setelah bertemu Ahmad Dhani, Prabowo mengatakan bahwa proses hukum yang diberikan kepada pentolan Dewa 19 itu sangat berbau politik dan jauh dari rasa keadilan. 

“Ketidakbenaran hukum ini menurut saya ini akan dicatat oleh sejarah, ini menurut saya abuse of power. Ini adalah mungkin dendam politik atau intimidasi politik,” katanya melalui keterangan pers, Selasa (19/2/2019).

Ketua Umum Gerindra itu menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berjuang menyelesaikan proses hukum yang tengah dijalani Dhani.  “Jadi saya sudah bicara dengan ahli hukum. Kita sedang berjuang untuk menjalankan proses hukum. Tapi yang penting ini direkam oleh sejarah dan sejarah tidak setahun atau dua tahun tapi sejarah itu ratusan tahun dan akan tetap tercatat,” jelasnya.

Prabowo berharap agar para penegak hukum di Indonesia selalu menjunjung tinggi rasa keadilan untuk dapat diberikan kepada seluruh rakyat Indonesia. Sebab, katanya, jika hukum hanya dijadikan alat untuk kepentingan politik maka Indonesia sebagai sebuah negara akan rusak. 

“Dan yang terpenting para penegak hukum untuk benar-benar menjunjung tinggi hukum karena hukum adalah sakral dan sangat penting dan tanpa hukum negara kita bisa rusak,” kata Prabowo.

Sumber : Bisnis/JIBI