Sejarah Hari Ini: 17 Februari 1801, Pilpres Pertama di AS Berakhir Imbang

Thomas Jefferson. (Wikimedia.org)
17 Februari 2019 00:30 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 17 Februari 1801, proses penghitungan suara di pilpres pertama Amerika Serikat (AS) berakhir yang menyatakan dua capres, yakni Thomas Jefferson dan Aoron Burr, memiliki jumlah suara seimbang. Pemilihan presiden kemudian berlanjut pada musyawarah House of Representative yang akhirnya menetapkan Jefferson sebagai presiden dan Burr sebagai wakil presiden.

Penghitungan suara Pilpres pertama di AS AS itu merupakan satu dari sekian banyak peristiwa pada 17 Februari yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 17 Februari yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 17 Februari:

1370
Pasukan Teutonik dari Jerman berhasil mengalahkan pasukan Kadipaten Lituania Raya dalam Pertempuran Rudau di Desa RUdau atau yang kini dikenal dengan nama Desa Melnikovo yang masuk ke dalam wilayah Kaliningrad, Rusia. Pasukan Teutonik kemudian merebut Desa Rudau dari Lituania.

1801
Pemilihan presiden pertama di Amerika Serikat (AS) berakhir imbang untuk kedua calon, yakni Thomas Jefferson dan Aoron Burr. Pemilihan presiden kemudian berlanjut pada musyawarah House of Representative yang akhirnya menetapkan Jefferson sebagai presiden dan Burr sebagai wakil presiden.

1859
Angkatan Laut Prancis berhasil merebut Benteng Saigon yang diperkuat 1.000 tentara Dinasti Nguyen. Perebutan benteng tersebut dilakukan tentara Prancis dalam perjalanan untuk menaklukkan Saigon dan wilayah-wilayah lainnya di Vietnam Selatan.

1911
Starter elektrik pada mobil untuk kali pertama dipasang pada mobil Cadillac yang diproduksi di Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, semua mobil masih menggunakan starter manual berupa engkol yang harus diputar untuk menghidupkan mesin.

Kapal milik Jepang terbakar di Truk, Kepulauan Caroline, 17 Februari 1944, akibat serangan udara AS. (Wikimedia.org)
1944
Pasukan Amerika Serikat (AS) mulai melancarkan serangan udara ke pangkalan angkatan udara dan angkatan laut Jepang di Truk, Kepulauan Caroline. Serangan tersebut kemudian berlangsung selama dua hari. Dengan serangan itu, Jepang membatalkan niatnya menguasai Atol Enewetak di Samudera Pasifik.

1947
Stasiun penyiaran radio milik pemerintah Amerika Serikat (AS), Voice of America (VOA), menyiarkan siaran radio di Uni Soviet. Siaran itu merupakan upaya propaganda AS ke Uni Soviet di awal Perang Dingin.

1979
Perang antara Vietnam dan Tiongkok di wilayah perbatasan dua negara tersebut dimulai setelah Tiongkok melancarkan serangan ke wilayah Vietnam. Serangan itu dilakukan Tiongkok sebagai balasan atas invasi dan pendudukan Vietnam terhadap Kamboja. Setelah pertempuran berlangsung selama lebih dari tiga minggu, tentara Tiongkok mundur dari medan perang. Kedua belah pihak mengklaim menang pada perang yang dikenang dengan sebutan Perang Tiongkok-Vietnam atau Perang Indochina Ketiga itu.

1981
Paris Whitney Hilton lahir di New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Kini, namanya dikenal sebagai aktris, penyanyi, dan model papan atas. Paris Hilton juga dikenal sebagai pewaris perusahaan perhotelan multinasional bernama Hilton Hotels Corporation milik ayahnya yang bermarkas di Beverly Hills.

Marc Marquez Alenta. (Reuters)
1993
Marc Marquez Alenta lahir di Cervera, Spanyol. Ia kemudian dikenal sebagai pembalap Moto GP. Di umurnya yang ke-24, ia sudah menyabet empat gelar juara Moto GP sehingga membuatnya dijuluki sebagai Baby Alien atau Bayi Alien.

2008
Kosovo memproklamasikan kemerdekaanya dari Serbia. Kemerdekaan Kosovo itu telah diakui secara resmi oleh berbagai negara, di antaranya Albania, Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, dan Turki. Negara yang menolak kemerdekaan Kosovo antara lain Tiongkok, Rusia, dan Serbia.