Sejarah Hari Ini: 15 Februari 1942, Jepang Kuasai Singapura

Foto dokumentasi penyerahan kekuasaan di Singapura dari Inggris kepada Jepang. (Wikimedia.org)
15 Februari 2019 09:50 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pasukan Jepang merebut kekuasaan di Singapura dari Sekutu, tepat pada 15 Februari 1942. Hal itu menyusul berakhirnya Pertempuran Singapura antara pasukan Jepang dan pasukan Sekutu yang berlangsung sejak 8 Februari 1842 dengan kemenangan Jepang.

Perebutan kekuasaan di Singapura oleh pasukan Jepang itu merupakan salah satu peristiwa pada 15 Februari yang layak dikenang. Berikut ini, Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 15 Februari:

Patung kepala yang menggambarkan sosok Socrates. (Biography.com)
399 SM
Filsuf besar dari Athena, Yunani bernama Socrates meninggal dunia. Semasa hidupnya, Socrates dikenal sebagai guru dari filsuf besar lainnya, yakni Plato. Meski dikenal sebagai filsuf besar, Socrates tak pernah menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan. Namun sebagian kalangan meyakini buah pemikiran Socrates itu sempat dicatat Plato dalam sejumlah tulisan.

1564
Galileo Galilei lahir di Pisa, Toscana, Italia. Namanya kemudian dikenal luas sebagai astronom, filsuf, dan fisikawan. Ia juga dikenal sebagai seorang pendukung Copernicus yang mengeluarkan teori Bumi bulat dan mengelilingi matahari sebagai pusat sistem tata surya.

1690
Kepangeranan Moldavia dan Kekaisaran Romawi Suci menandatangani perjanjian rahasia di Sibiu, Transilvania, Rumania. Dari perjanjian itu, Moldavia menyatakan akan mendukung aksi-aksi perlawanan terhadap Kesultanan Ottoman yang dipimpin Dinasti Habsburg dari Austria.

1804
Pasukan Revolusioner Serbia memulai Revolusi Serbia demi meraih kemerdekaan dari Kesultanan Ottoman. Sejumlah pertempuran antara Serbia dan Kesultanan Ottoman pun berlangsung hingga 1817. Pada akhirnya, Serbia menjadi wilayah merdeka dengan nama Kepangeranan Serbia. Meski demikian, Kesultanan Ottoman baru mengakui kedaulatan Serbia pada 1833 setelah pecah pemberontakan kedua.

1938
Sebanyak 60.000 prajurit Jepang menginvasi Tiongkok dengan membawa sejumlah tank dan pesawat tempur. Jepang mengancam akan mengubur hidup-hidup 400.000 warga Tiongkok jika tak menyerah. Ancaman Jepang tersebut hampir sama dengan yang dilakukan pasukan Mongol pimpinan Kubilai Khan saat menginvasi Tiongkok.

1942
Pertempuran Singapura antara pasukan Jepang dan pasukan Sekutu yang berlangsung sejak 8 Februari 1842 berakhir. Pertempuran itu berhasil dimenangi Jepang setelah pasukan Sekutu yang dipimpin Letnan Jenderal Arthur Percival dari Inggris menyerah. Jepang kemudian merebut kekuasaan di Singapura dari Sekutu. Sekitar 130.000 tentara Sekutu menjadi tahanan perang Jepang.

1944
Pasukan Uni Soviet mulai melancarkan Operasi Narva demi menyerbu wilayah Narva di Estonia. Serangan itu berlangsung selama 13 hari dan berakhir dengan kegagalan Uni Soviet setelah dipukul mundur pasukan penjaga perbatasan Estonia yang dibantu pasukan Jerman.

Raja Inggris George VI. (Royal.uk)
1952
Raja Inggris George VI yang meninggal pada 6 Februari karena kanker paru-paru dimakamkan di St. George Chapel di Windsor Castle, Berkshire, Inggris. Upacara pemakaman itu memicu lebih dari 1 juta orang berkumpul di London untuk meratapi kematian George VI. George VI kemudian digantikan putri pertamanya, Elizabeth II, yang memimpin Inggris hingga sekarang.

1989
Pemerintah Uni Soviet mengumumkan bahwa seluruh tentaranya telah meninggalkan Afganistan. Pengumuman itu sekaligus menjadi tanda berakhirnya Perang Uni Soviet-Afganistan yang berlangsung sejak 24 Desember 1979.

2003
Demonstrasi yang mengecam invasi Amerika Serikat (AS) ke Irak terjadi di 600 kota di dunia pada hari yang sama. Diperkirakan sekitar 10 juta hingga 15 juta orang berpartisipasi sehingga membuatnya menjadi demonstrasi terbesar sepanjang masa.