Polisi Larang Vanessa Angel Terima Makanan Fans, Takut Ada yang Beracun

Vanessa Angel (kedua kiri) seusai diperiksa terkait kasus prostitusi online di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (6/1 - 2019). (Antara/Didik Suhartono)
14 Februari 2019 20:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Vanessa Angel yang menjadi tersangka kasus prostitusi online dilarang menerima makanan apa pun dari luar selama mendekam di bilik tahanan Polda Jawa Timur. Pasalnya, polisi tidak ingin mengambil risiko kemungkinan terburuk bagi Vanessa.

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengakui adanya pelarangan tersebut. Namun, kata dia, larangan itu hanya diberlakukan untuk makanan-makanan yang berasal dari para fans artis tersebut.

"Iya, tapi larangan itu khusus untuk fans. Tadi ada fans VA yang datang membawa makanan, tapi kami larang. Kalau makanan dari keluarganya ya boleh,” kata Harissandi kepada Suara.com, Kamis (14/2/2019) malam.

Dia menjelaskan aturan pelarangan fans memberi makanan kepada Vanessa Angel yang diterapkan Cyber Crime berdasarkan standar prosedur operasional. Harissandi menuturkan pelarangan itu sebenarnya untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan dan demi menjaga keamanan Vanessa Angel.

"Kalau misalnya ada niat jahat dari fannya, semisal makanan diberikan racun sianida, kan bahaya,” tukasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus prostitusi online yang melibatkan puluhan artis dan ratusan model majalah dewasa, Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim telah menetapkan empat mucikari sebagai tersangka.

Hasil rekam jejak digital dari para mucikari, polisi menemukan bukti-bukti yang menguatkan penetapan tersangka terhadap Vanessa Angel. Setelah ditetapkan tersangka dengan sangkaan pasal 27 ayat 1 UU ITE, Polda Jatim akhirnya mengeluarkan Surat Perintah Penahanan (SPP) terhadap Vanessa Angel.

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk membongkar kasus protitusi besar. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka-tersangka baru dalam kasus ini.

Sumber : Suara.com