Tak Kuat Dilarang Pacari Janda, Pemuda Ini Nekat Gantung Diri

ilustrasi bunuh diri, gantung diri. (Solopos/Whisnu Paksa)
13 Februari 2019 16:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kisah cinta Mardiyan, lelaki berusia 24 tahun di Cilincing, Jakarta Utara, berakhir tragis. Perjalanan asmaranya kandas lantaran tak direstui ibunya dan membuat dirinya nekat mengakhiri hidup.

Mardiyan ditemukan tak bernyawa dalam posisi tergantung pada seutas tali. Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Suharto mengatakan Mardiyan nekat bunuh diri karena kisah asmaranya tak direstui sang ibunda. Perempuan yang dicintai oleh Mardiyan adalah janda beranak satu.

“Ibunya tak merestui korban mencintai seorang janda yang sudah mempunyai satu anak. Motifnya murni itu, bunuh diri,” kata Suharto kepada Suara.com, Rabu (13/2/2019).

Suharto menambahkan, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi terkait kasus tersebut. Selain itu, kepolisian tak akan memeriksa sang janda yang dikasihi oleh Mardiyan. "Buat apa diperiksa? Kan yang melarang hubungan itu Ibunya," tambahnya.

Sebelumnya, Mardiyan gantung diri menggunakan tali sepatu karena dilarang berpacaran dengan janda. Janda yang dicintai Mardiyan sudah mempunyai seorang anak.

Penemuan mayat Mardiyan setelah seorang teman satu kontrakannya curiga, lelaki 24 tahun itu tak kunjung keluar dari kamar mandi. Setelah dilihat, ternyata Mardiyan sudah terbujur kaku dalam keadaan tergantung.

"Karena merasa curiga terhadap korban yang sedang mandi namun tak kunjung selesai, pada pukul 23.00 WIB saksi mengecek kamar mandi dan mendapati korban dalam keadaan tergantung di dalam kamar mandi dengan menggunakan tali sepatu," ujar Suharto.

Mardiyan ditemukan gantung diri di kamar mandi kontrakannya di Gang SMA 83, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (12/2/2019) lalu.

Sumber : Suara.com

Kolom 22 hours ago

Pesan dari Kyoto