Motivasi Caleg Gerindra di Soloraya: 73% Tuliskan ”2019 Prabowo Presiden”

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa pendukungnya usai menziarahi Makam Abah Anom Suryala, di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018). - Antara/Adeng Bustomi
11 Februari 2019 13:00 WIB Danang Nur Ihsan Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Sebanyak 11 calon anggota legislatif (caleg) DPR dari Partai Gerindra di Soloraya menyatakan motivasi mereka menjadi caleg adalah ingin Prabowo Subianto menjadi presiden.

Caleg DPR dari Gerindra yang menuliskan motivasi ”2019 Prabowo Presiden” itu mencapai 73,33% dari 15 caleg DPR dari Partai Gerindra di Soloraya. Motivasi caleg itu tercantum dalam laman Komisi Pemilihan Umum (KPU), infopemilu.kpu.go.id.

Saat Solopos.com mengakses infopemilu.kpu.go.id, Minggu (10/2/2019), dari tujuh caleg Gerindra di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah IV (Sragen, Karanganyar, Wonogiri), empat di antaranya menuliskan motivasi ”2019 Prabowo Presiden”. Mereka adalah Rachmat Mujiono, Asri Niswati, M. Andy Rahmad Wijaya, dan Rohmad.

Di dapil Jateng V (Kota Solo, Sukoharjo, Klaten, Boyolali), dari delapan caleg Gerindra, tujuh di antaranya menuliskan motivasi yang sama. Mereka adalah Bambang Riyanto, M.B. Setiadharma, Eko Sriyanto, Agus Sahid, N.R. Kurnia Sari, Maryanto, dan Anisa Devy Ika Natalia.

Tidak semua caleg Gerindra menuliskan motivasi yang sama. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliyantono yang menjadi caleg di dapil Jateng IV menuliskan motivasi, ”Menjadi anggota DPR RI dan menjadi politisi pejuang.”

Caleg Gerindra lainnya di dapil Jateng V, Pratitis Mukti Tami, menuliskan motivasinya yaitu ”Membangun karier politik melalui Partai Gerindra yang memiliki platfom perjuangan membela rakyat yang lemah, miskin dan tertindas.”

Data caleg yang ikut dalam pemilu dimuat dalam infopemilu.kpu.go.id sesuai dengan dapil masing-masing. Bila caleg tidak bersedia membuka data pribadi akan muncul tulisan ”Calon yang bersangkutan tidak bersedia memublikasikan data riwayat hidup.”

Sedangkan caleg yang bersedia membuka data pribadi, akan muncul berbagai data seperti nama, tempat lahir, agama, status perkawinan, nama suami/istri, pekerjaan, motivasi, target/sasaran, hingga status khusus (terpidana/mantan terpidana/bukan mantan terpidana).

Sebagian besar caleg DPR di Soloraya membuka data pribadi mereka kepada publik. Dari 199 caleg DPR di dapil Jateng IV dan V, sedikitnya 145 caleg yang membuka data diri mereka ke publik.

Meski begitu tidak semua caleg mengisi dengan lengkap. Kolom yang banyak kosong adalah motivasi (latar belakang maju caleg) dan target atau sasaran (berisi contoh hal-hal yang akan dikerjakan ketika terpilih).

Sebanyak 15 caleg DPR dari PDIP di Soloraya tidak mencantumkan motivasi menjadi caleg. Sedangkan di Partai Golkar, sejumlah caleng mencantumkan motivasi mereka. ”Bekerja bersama dengan pemerintahan berdaulat demi kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia,” tulis caleg Partai Golkar di dapil Jateng IV, Firlie Hanggodo Ganinduto.

Melalui Peraturan KPU No. 31/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, informasi caleg diakomodasi melalui formulir model BB.2. Di formulir tersebut, terdapat beberapa informasi yang dibutuhkan publik seperti jenis kelamin, usia, riwayat pendidikan, riwayat organisasi, riwayat pekerjaan, status khusus (terpidana/mantan terpidana/bukan mantan terpidana), serta motivasi (latar belakang maju caleg) dan target atau sasaran (berisi contoh hal-hal yang akan dikerjakan ketika terpilih).

”Informasi yang tertera pada formulir model BB.2 penting dibuka agar pemilih bisa mendasarkan pilihannya pada integritas, kualitas, rekam jejak dan komitmen yang bisa dilacak dari profil caleg tersebut," ujar Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini.

Sumber : Newswire