Sisa 70 Hari, Sandiaga Ingin Gas Pol di Soloraya

Sandiaga Uno (kiri) memberikan pengarahan saat rapat konsolidasi pimpinan BPN di Hotel Lor In, Colomadu, Karanganyar, Jumat (8/2 - 2019) siang. (Solopos/Kurniawan)
08 Februari 2019 23:00 WIB Kurniawan Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar rapat konsolidasi di Hotel Lor In Jl. Adi Sucipto, Colomadu, Karanganyar, Jumat (8/2/2019) siang. Rapat yang dipimpin Ketua BPN Djoko Santoso itu dihadiri Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan itu Sandi sempat memberian pengarahan kepada jajaran pimpinan BPN sekitar 40 menit. Turut hadir Wakil Ketua BPN, Rachmawati Soekarnoputri, dan Judimargio Yusuf. Ada juga mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo.

Sandiaga Uno menyatakan ingin terus gas pol dalam penetrasi dan pendekatan kepada masyarakat di Jateng dalam Pilpres 2019. Sebab dia mengaku mendapat momentum positif dari serangkaian kegiatan safari di Jateng dan Soloraya.

“Dalam 70 hari ke depan kita sudah dapat momentum. Saya ingin gas pol di Jateng,” ujar dia saat memberikan pembukaan dari pengarahan dalam rapat konsolidasi pimpinan BPN Prabowo-Sandi di Hotel Lor In Colomadu, Karanganyar, Jumat (8/2/2019) siang.

Sandi mengaku semakin dikenal oleh para pegawai dan karyawan di Bandara Adi Soemarmo Solo lantaran sering berkunjung di Soloraya. Selain itu sambutan masyarakat Soloraya dalam beberapa sesi kunjungan dia dinilai luar biasa. “Kita harus bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di sini. Visi misi kita agar terus disampaikan kepada masyarakat,” seru dia.

Seusai memberikan paparannya, kepada awak media Sandi mengklaim kubu capres cawapres nomor urut 02 memiliki momentum baik dan sentimen positif yang dirasakan masyarakat atas fokus perjuangan Prabowo-Sandi di bidang ekonomi. Dia mencontohkan komitmen penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, dan menjaga stabilitas harga sembako.

Apresiasi masyarakat, klaim Sandi,  ditunjukkan dengan kegiatan kubu Prabowo-Sandi yang kian intensif dari hari ke hari. “Sekarang kami akan fokuskan sisa 70 hari ke depan kami pastikan momentum ini akan berujung kepada perubahan Indonesia. Indonesia adil makmur. Kami berharap mendapatkan hasil baik dalam kegiatan kami menyapa warga,” kata dia.

Dalam arahanya kepada jajaran pimpinan BPN, Sandi menyatakan pihaknya mempunyai peluang di Jawa Tengah (Jateng). Sebab dari kegiatan kunjungan yang dilakukan selama ini masyarakat menunjukkan keinginan adanya perubahan.

Ada beberapa isu strategis di tengah masyarakat Jateng yang telah dihimpun Sandi. Yang pertama ihwal pemberantasan korupsi. Isu tersebut menurut dia selaras dengan program prioritas Prabowo-Sandi bila kelak menjadi capres cawapres.

Isu strategis lain masyarakat Jateng menurut Sandi ihwal pengembangan sektor pertanian. Hal tersebut menurut dia selaras dengan program prioritas Prabowo-Sandi tentang pembukaan lapangan pekerjaan baru yang berkualitas.

Melalui penataan tata kelola distribusi pupuk dan obat hama diharapkan harga sembako tak merugikan petani. Prabowo-Sandi berkomitmen mewujudkan target swasembada pangan. “Impor sembako disayangkan masyarakat,” ujar dia.

Disinggung target perolehan suara Prabowo-Sandi di Jateng, Sandiaga menyatakan akan fokus bekerja sekeras-kerasnya untuk mendapatkan simpati masyarakat. “Untuk target biar diurus oleh tim atau Badan Pemenangan,” tutur dia.