Pemungutan Suara, 17-19 April 2019 Libur Panjang

Ilustrasi kotak suara berbahan karton duplex. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
08 Februari 2019 16:31 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Hari pemungutan suara pada Rabu (174/2019) mendatang bakal diiringi libur panjang. Hal ini karena Jumat (19/4/2019) juga libur nasional untuk memperingati wafatnya Isa Almasih. Sedangkan pada Kamis (18/4/2019), banyak masyarakat yang diprediksi mengambil cuti bersama.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengatakan bahwa meski pemungutan suara bertepatan libur panjang, publik diinformasikan untuk tidak golput. “Libur kan bisa tiap minggu. Memilih [presiden] lima tahun sekali. Rugi kalau tidak milih,” katanya di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Viryan menjelaskan bahwa apabila masyarakat tidak menggunakan hak pilih, maka wakil rakyat yang mewakili daerahnya bukan sesuai keinginan.

“Sekarang nasib mereka [wakil rakyat] ditentukan oleh kita. Setelah pemilu selama lima tahun nasib kita ditentukan mereka. Mau nasibnya ditentukan dengan orang yang kita tidak tahu? Kita serahkan gitu saja? Tidak keren kalau enggak milih,” jelasnya.

Bagi Viryan, golput memang hak. Akan tetapi sudah bukan zamannya lagi tak menggunakan suara. “Kerennya itu golput di orde baru. Kalau sekarang apa yang mau di-golputin? Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk menggunakan hak pilihnya,” ucapnya.

Viryan memastikan bahwa manipulasi tidak akan ada pada pemilu 2019 walaupun kemungkinan besar sengketa tetap ada.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 23 hours ago

Pesan dari Kyoto