Prabowo Sebut Anggaran Bocor Rp500 Triliun, Jokowi: Dulu Bilang Rp7.200 Triliun

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/2 - 2019. (Antara/Wahyu Putro A)
07 Februari 2019 22:00 WIB Yodie Hardiyan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut terjadi kebocoran anggaran negara hingga 25% atau Rp500 triliun selama 2018. Jokowi meminta pihak yang memprediksi "anggaran negara bocor" itu melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melontarkan pernyataan bahwa ada anggaran bocor hingga 25% dari APBN atau sekitar Rp500 triliun. Pernyataan Prabowo itu disampaikan saat berpidato di Jakarta pada Rabu (6/2/2019) malam.

"Kalau memang bocor sampai 25% laporin aja ke KPK. Duit gede banget itu," kata Presiden Jokowi ketika diminta tanggapan soal pernyataan Prabowo itu, Kamis (7/2/2019).

Jokowi yang juga calon presiden petahana di Pilpres 2019 mengingatkan pernyataan Prabowo pada 2014 lalu yang menyebut anggaran bocor hingga Rp7.200 triliun. Pada 2014, Prabowo juga melontarkan pernyataan mengenai anggaran bocor dalam debat pilpres menghadapi Jokowi.

Jokowi meminta dugaan itu dilaporkan ke KPK dengan membawa bukti. "Laporin ke KPK dengan bawa bukti-bukti dan bawa fakta-fakta," kata Jokowi seusai menghadiri acara Perayaan Imlek Nasional 2019 di Jakarta International Expo, Jakarta.

Sumber : Bisnis/JIBI