Dedi Mulyadi: Saatnya Jokowi Menyerang

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), berpidato dalam Deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel 01 di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, Minggu (3/2 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
07 Februari 2019 15:30 WIB Wisnu Wage Pamungkas Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG -- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai aksi calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) sudah tepat. Hal itu terkait sikap Jokowi yang belakangan agresif menyerang kubu pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dedi Mulyadi mengatakan, Jokowi sebagai capres petahana dinilai selama ini sudah terlalu sering bertahan. “Kalau kata orang Betawi, elu jual gua beli. Memang sudah saatnya, Pak Jokowi menyerang,” katanya pada Bisnis/JIBI, Kamis (7/2/2019).

Lebih lanjut Dedi menjelaskan serangan balik harus dilakukan mengingat tuduhan-tuduhan yang dilancarkan oleh kubu pendukung capres-cawapres nomor urut 02 kepada Jokowi dinilainya sudah terlalu berlebihan.

“Kalau terus bertahan dalam serangan membabibuta maka akan membangun perspektif pemikiran publik. Kalau berita bohong terus-terusan disebarkan, data bohong terus-terusan disebarkan, maka publik akan mengansumsikan apa yang diterima adalah benar,” ujarnya.

Menurutnya serangan-serangan yang dilakukan oleh Jokowi diharapkan bisa memberikan energi baru bagi para pendukungnya terutama yang bergerak dalam Tim Kampanye Daerah.

“Kalau dalam strategi tinju, defense terus lama-lama penonton khawatir. Pak Jokowi juga harus bangkit untuk menunjukkan calon kita berani. Jadi itu adalah bagian dari keinginan orang-orang di sekitar Pak Jokowi yang berharap Pak Jokowi bukan hanya bisa bertahan tapi juga bisa menyerang,” pungkasnya.

Sumber : Bisnis/JIBI