Berkerudung, Angelina Jolie Temui Pengungsi Rohingya

Angelina Jolie saat mengunjungi pengungsian warga Rohingya di Bangladesh. (Reuters)
06 Februari 2019 22:40 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, KUTUPALONG – Selebritas papan atas Hollywood, Angelina Jolie, berbagi keceriaan dengan pengungsi Rohingya yang masih bermukim di Cox's Bazaar, Kutupalong, Bangladesh. Angelina Jolie yang bertindak sebagai utusan badan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) khusus untuk urusan pengungsi (UNHCR) tiba di Bangladesh, Senin (4/2/2019).

Kedatangan Angelina Jolie yang menganakan busana serba putih lengkap dengan kerudung disambut gembira pengungsi Rohingya. Angelina Jolie memantau langsung kondisi pengungsi Rohingya yang bertahan hidup di Bangladesh.

Mengutip Reuters, Rabu (6/2/2019), Angelina Jolie dijadwalkan mengunjungi sejumlah kamp pengungsian Rohingya. Dia bakal memeriksa kebutuhan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di kawasan tersebut.

Angelina Jolie merasa sangat prihatin melihat kondisi pengungsi Rohingya yang serba kekurangan. Menurut bintang film Maleficent, kondisi mengerikan itu terjadi akibat diskriminasi yang dilakukan pemerintah Myanmar terhadap warga Rohingya.

"Anda berhak memiliki kewarganegaraan. Cara mereka memperlakukan kalian sangat memalukan. Yang paling tragis dari situasi ini adalah, kita tidak bisa mengatakan tidak punya peringatan," kata Angelina Jolie.

Angelina Jolie semakin sedih mendengar curahan hati beberapa wanita Rohingya yang ditemuinya di pengungsian. "Saya bertemu dengan seorang wanita kemarin, yang selamat dari pemerkosaan di Myanmar. Dia meminta saya menembaknya sebelum kembali ke Myanmar," sambung Angelina Jolie.

Melihat kondisi mengerikan itu, Angelina Jolie mendesak pemerintah Myanmar segera mengambil tindakan nyata. Baginya, sangat penting mengakhiri kekerasan tersebut demi masa depan warga Rohingya yang lebih baik.

"Saya mendesak pihak berwenang Myanmar menunjukkan komitmen tulus untuk mengakhiri kekerasan ini. Langkah ini sangat diperlukan untuk mengakhiri semua penderitaan mereka," tandasnya.