Prabowo Hitung Rp500 Triliun Anggaran Bocor di 2018, ke Mana?

Prabowo Subianto berpidato dalam Silaturahmi Relawan Prabowo Sandi (PAS) dan Deklarasi Aliansi Masyarakat Madani (AMM) di Ballroom The Sunan Hotel Solo, Kamis (22/11 - 2018) malam. (Solopos / Nicolous Irawan)
06 Februari 2019 20:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghitung ada sekitar 25% dari anggaran belanja negara yang bocor. Bahkan kata dia, kalau dihitung lebih teliti lagi, angka kebocoran anggaran itu bisa lebih tinggi.

Prabowo mengatakan bahwa pemborosan ini bermacam-macam jenisnya. Contohnya apabila sebuah proyek jembatan dengan nilai Rp100 miliar, akan ditulis jadi Rp150 miliar.

“Dan ini terjadi terus-menerus. Kita harus objektif. Masalah ini sudah jalan lama. Ini harus kita hentikan dan kurangi,” kata Prabowo saat menghadiri hari ulang tahun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Prabowo menjelaskan bahwa apabila anggaran Indonesia pada 2018 hampir mencapai Rp2.000 triliun, maka uang yang terbuang percuma sebanyak Rp500 triliun. Uang sebanyak itu baginya bisa untuk menyejahterakan dan memperbaiki ekonomi masyarakat yang tidak mampu.

“Saya bicara dengan pakar industri. Dengan uang UStadi $50 miliar [Rp500 triliun] kurang lebih kita bisa bangun 200 pabrik sehingga kita bisa ciptakan produk terbaik di Indonesia,” jelasnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini yakin bisa menambal dan memanfaatkan kebocoran ini dengan pengawasan pemerintah yang sangat ketat. “Kita mampu. Karena saya yakin kita mampu, maka saya bersedia maju menjadi capres,” ucapnya.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 22 hours ago

Pesan dari Kyoto