Isu Mahar Rp1 Triliun Kembali Mencuat, Sandiaga Uno Siap Beri Keterangan

Sandiaga Uno - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
06 Februari 2019 12:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :
Solopos.com, JAKARTA — Dugaan mahar Rp1 triliun oleh calon wakil presiden Sandiaga Uno kembali ramai dibicarakan setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu memberi peringatan kepada Bawaslu. Tim Prabowo-Sandi menganggap kasus sudah selesai.
Juru Bicara Koalisi Indonesia Adil Makmur Andre Rosiade mengatakan kasus ini tidak benar. “Kalau ada mahar, PKS [Partai Keadilan Sejahtera] dan [Partai Amanat Nasional] pasti tidak koalisi bersama kami. Sekarang atributnya ada di mana-mana,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Selasa 5/2/2019).
Andre menjelaskan bukti tidak ada suap meminta dukungan bisa dilihat dengan kampanye Prabowo-Sandi yang serba irit. Sementara itu, Andre memastikan tim hukum siap mengawal kasus ini jika kembali membesar.
“Dari awal Sandi saja sudah bilang kalau ini tidak ada dan siap jika dipanggil Bawaslu,” ucapnya.
Sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu memberi peringatan tertulis kepada pimpinan Bawaslu karena memutus dugaan mahar tanpa meminta keterangan kepada penyebar isu, yaitu Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. 
Melalui akun Twitter pribadi, ia mengaku kecewa dengan Prabowo karena lebih memilih uang dibandingkan koalisi yang sudah dibangun.
Andi Arif menyebut Sandi menyetor masing-masing Rp500 miliar ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera untuk mendukungnya sebagai cawapres Prabowo.

Sumber : Bisnis.com

Kolom 23 hours ago

Pesan dari Kyoto