Kunjungan Paus Fransiskus ke Uni Emirat Arab Cetak Sejarah Baru

Paus Fransiskus menyapa warga di Stadion Zayed Sports City, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Reuters/Ahmed Jadallah)
05 Februari 2019 18:10 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, ABU DHABIPemimpin tertinggi agama Katolik, Paus Fransiskus, mencetak sejarah baru dengan menginjakkan kaki di Uni Emirat Arab. Paus Fransiskus tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (3/2/2019), seusai menempuh perjalanan selama 48 jam.

Dikabarkan Miami Herald, Selasa (5/2/2019), Paus Fransiskus mengakhiri kunjungan perdana ke Semenjung Arab dengan memimpin misa. Sorak-sorai terdengar menggema dari Stadion Zayed Sports City, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Paus Fransiskus membawa pesan damai ke Uni Emirat Arab. Dia menyerukan perdamaian dengan menolak peperangan di hadapan sekitar 135.000 umat Katolik di Abu Dhabi. Sehari sebelum memimpin misa, Paus Fransiskus lebih dulu bertemu dengan pejabat di Uni Emirat Arab.

Dalam kesempatan itu, Paus Fransiskus juga berbicara tentang perdamaian. Dia menandatangani dokumen perjanjian kampanye perdamaian dengan ulama besar Mesir, Syeikh Ahmed Al Tayeb. Momen itu terjadi saat dia menghadiri konferensi antar-agama, Senin (4/2/2019). Dia menyerukan semua pemimpin agama bekerja sama menolak kekerasan perang.

"Tidak ada cara lain kecuali menghentikan perang. Kita harus membangun masa depan bersama atau tidak akan ada hari esok. Tuhan menyertai mereka yang mencintai kedamaian," kata Paus berusia 82 tahun itu.

Kedatangan Paus Fransiskus di Uni Emirat Arab disambut hangat oleh Putra Mahkota, Pangeran Syeikh Mohammed bin Zayed. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, mengatakan, kunjungan Paus Fransiskus menjadi sejarah baru.

"Ini merupakan kunjungan yang sangat luar biasa. Kunjungan ini menjadi sejarah baru bagi Uni Emirat Arab dalam hal persaudaraan dan toleransi," tutur Anwar Gargash.