Ramalan Politik Tahun Babi: Perilaku Makin Parah, Hoaks Kian Menjadi

05 Februari 2019 22:00 WIB Tika Anggreni Purba Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Tahun babi 2019 ini diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan tahun lalu. Menurut Konsultan Hokiplus The Steven Eric Lazuardi, peristiwa-peristiwa alam tetap akan terjadi selama tahun ini seperti gempa, tanah longsor, dan tsunami masih belum berhenti.

Hal ini terjadi karena elemen tanah sangat terkait dengan alam semesta. Itulah sebabnya mulai tahun lalu bencana alam sering terjadi.

Pada tahun lalu tahun anjing kayu digambarkan sebagai anjing masuk hutan, karena pada laut dan gunung terdapat masalah. Namun, tahun ini diperkirakan lebih parah. Dalam ilmu kuno China disebutkan bahwa tahun babi tanah ini digambarkan dengan babi masuk tempat ibadah.

Artinya, manusia disuruh bertobat. Karena dunia sudah terlalu parah, sehingga alam tidak bisa menerimanya. Steven mengatakan perilaku manusia yang semakin buruk membawa petaka dari alam semesta.

“Menurut saya, sekarang semakin banyak orang masuk ke tempat ibadah tetapi tidak serius. Jadi artinya, banyak manusia yang berada di tempat ibadah tetapi tidak memaknainya dengan benar,” ujar Steven.

Terlalu banyak ambisi duniawi dari para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, dinilai tidak baik, karena bisa menyengsarakan rakyat. Hoaks dan gosip semakin menjadi-jadi karena ide-ide dari manusia yang semakin berkembang tetapi juga saling beradu dan banyak kebohongan yang mengecoh. Negeri menjadi tidak tenang karena kebanyakan hoaks.

Shio babi identik dengan kasus percintaan, sehingga banyak orang yang mengalami perpisahan, perceraian, dan patah hati.

Sumber : Bisnis/JIBI