Timses Akui Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jateng Turun 2%

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), berpidato dalam Deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel 01 di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, Minggu (3/2 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
04 Februari 2019 06:35 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, mengakui bahwa suara Jokowi-Ma'ruf di Jawa Tengah sempat turun 2 persen seperti yang disampaikan Jokowi. Namun saat ini elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu sudah kembali naik.

"Karena itulah indikasi turun 2 persen, dari 67 persen menjadi 65 persen maka semua harus bergerak bersama-sama," kata Hasto seusai menghadiri deklarasi dukungan alumni Kolese Kanisius, di Gedung Joang 45, di Jakarta, Minggu (3/2/2019).

Hasto menjelaskan pernyataan Jokowi yang menyebutkan suaranya turun 2 persen bertujuan memberikan semangat kepada para pendukungnya untuk kembali kerja keras memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Menurut dia, dalam demokrasi, pihaknya harus menyiapkan berbagai opsi untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Di wilayah Jawa Tengah, tim menargetkan pasangan nomor urut 01 meraih suara 80 persen. "Jadi dalam rangka memberikan semangat kepada seluruh tim pemenangan," ujarnya.

Namun dia menegaskan bahwa survei internal menyebutkan masyarakat Jateng menunjukan kekuatan yang sangat solid mendukung Jokowi-Ma'ruf. Sebelumnya, capres nomor urut 01 Jokowi mengatakan berdasarkan survei internal timnya di Jawa Tengah, elektabilitasnya bersama Ma'ruf Amin sempat turun.

"Empat pekan lalu di Jateng elektabilitas kita turun 2 persen. Tapi setelah saya undang tim di Jawa Tengah ke Jakarta, sekarang sudah naik lagi," kata Jokowi.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri silaturahmi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah, di Semarang Town Square, Semarang, Sabtu (2/2/2019). Jokowi mengaku sangat menghargai kerja keras para pendukung dan relawannya di Jawa Tengah dan berharap para pendukung dan relawan terus bekerja keras hingga hari pemungutan suara Pilpres 2019.

Sumber : Antara