Sejarah Hari Ini: 3 Februari 1945, Pasukan AS Serang Manila

Pasukan AS di Manila, Filipina, 16 Februari 1945. (Wikimedia.org)
03 Februari 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pasukan Amerika Serikat (AS) bersama pasukan Filipina mulai menyerbu pasukan Jepang di Manila, Filipina, tepat pada 3 Februari 1945. Serangan yang bertujuan merebut Filipina dari Jepang itu berlangasung selama sebulan dan berakhir dengan kemenangan AS dan Filipina.

Serangan itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi pada 3 Februari. Berikut ini, Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

Lukisan karya Gentile Bellini, 1480, yang menggambarkan sosok Sultan Mehmed II. (Wikimedia.org)
1451
Muhammad Al-Fatih dinobatkan sebagai sultan di Kesultanan Ottoman dan menyandang nama Sultan Mehmed II. Mehmed II kemudian dikenal pula sebagai Mehmed si Penakluk lantaran mampu menaklukkan Kostantinopel. Di masa kepemimpinannya, Kesultanan Ottoman bisa dibilang memasuki masa emasnya dalam bidang kemiliteran.

1488
Penjelajah asal Portugal Bartolomeu Dias mendarat di Teluk Mossel di Afrika bagian selatan setelah berhasil melintasi Tanjung Harapan. Bartolomeu Dias menjadi orang pertama dari Eropa yang mampu melintasi Tanjung Harapan.

1509
Pasukan Kerajaan Portugal berhasil mengalahkan pasukan gabungan dari Kesultanan Ottoman, Kesultanan Malmuk, Kesultanan Gujarat, dan Republik Venesia dio Diu, India. Kemengan Portugal dalam pertempuran itu disebut-sebut sebagai awal mula kekuasaan angkatan laut Eropa di wilayah Asia hingga Perang Dunia II meletus.

1897
Orang-orang Yunani di Pulau Kreta memberontak terhadap Kesultanan Ottoman yang masih menguasai pulau tersebut. Pemberontakan itu kemudian memecah Perang Yunani-Turki yang berlangsung hingga 4 Desember di tahun yang sama. Perang tersebut berakhir dengan kemenangan Kesultanan Ottoman yang mampu mempertahankan kekuasaan di Pulau Kreta.

1917
Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Jerman. Keputusan itu diambil setelah Jerman mengumumkan akan menggunakan kapal selam yang jumlahnya tak terbatas dalam pertempuran di Samudera Atlantik pada masa Perang Dunia I. Tak lama kemudian, AS ikut serta dalam Perang Dunia I melawan Jerman.

1933
Pemimpin Jerman Adolf Hitler mengumumkan akan memperluas wilayah kekuasaan Jerman hingga Eropa Timur. Upaya Hitler itu dikenal dengan sebutan lebensraum yang berarti ruang hidup. Lebensarum bertujuan memberikan ruang tambahan untuk pertumbuhan penduduk Jerman demi terciptanya Jerman Raya.

1945
Sekitar 1.000 pesawat pengebom B-17 milik Amerika Serikat (AS) membombardir wilayah Berlin, Jerman. Serangan yang menyasar pula kawasan permukiman sipil tersebut menyebabkan 2.500 hingga 3.000 orang tewas dan sekitar 120.00 orang di Berlin kehilangan rumah mereka.

1945
Pasukan Amerika Serikat (AS) bersama pasukan Filipina mulai menyerbu pasukan Jepang di Manila, Filipina. Serangan yang bertujuan merebut Filipina dari Jepang itu berlangasung selama sebulan dan berakhir dengan kemenangan AS dan Filipina.

Luna 9. (Lunarexploration.esa.int)
1966
Wahana luar angkasa milik Uni Soviet, Luna 9, diklaim berhasil mendarat di bulan secara sempurna. Luna 9 kemudian menjadi wahana luar angkasa pertama yang mampu mengambil gambar dari permukaan bulan.

2007
Serangan bom bunuh diri mendera Pasar Sadriyah, Bagdad, Irak. ledakan bom yang diperkirakan hampir seberat satu ton itu menewaskan 135 orang dan melukai 339 lainnya. Serangan bom bunuh diri itu termasuk dalam konflik Syiah dan Sunni di Irak.