KA Malabar Anjlok di Jabar, 2 Perjalanan KA Ini Telat 1-2 Jam

Ilustrasi kereta api (Youtube)
02 Februari 2019 18:00 WIB Farida Trisnaningtyas Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Dua perjalanan kereta api (KA) yang melewati Daerah Operasional (Daops) VI Yogyakarta dan Daops II Bandung mengalami keterlambatan, Sabtu (2/2/2019).

Keterlambatan dipicu adanya musibah anjloknya KA Malabar tujuan Malang-Bandung, tepatnya di kilometer (KM) 302 + 3/4 antara Stasiun Karangpucung – Stasiun Bojong.

Selain itu, berlaku pembatasan kecepatan laju kereta api karena adanya gangguan operasional jalur ini yang berdampak pada jadwal kedatangan maupun keberangkatan.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan dua kereta api yang mengalami keterlambatan adalah KA Mutiara Selatan dan KA Serayu.

“Waktu keterlambatan kedua KA yang melintasi Daops VI Yogyakarta antara 1-2 jam. Namun demikian, saat ini sudah normal karena proses evakuasi anjloknya KA Malabar selesai dilakukan,” paparnya, kepada wartawan, Sabtu.

Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi II Bandung, Joni Martinus, dalam rilisnya mengatakan, PT KAI meminta maaf atas terganggunya perjalanan kereta api akibat gangguan operasional di Km 302 + 3/4 antara Stasiun Karangpucung–Stasiun Bojong.

“Ada satu as roda kereta Malabar tujuan Bandung yang anjlok di lokasi sehingga memerlukan waktu evakuasi sekitar 80 menit. Kami mohon maaf atas kejadian tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut ia menerangkan lantaran kereta yang anjlok posisinya di tengah, maka sebagian penumpang KA Malabar ada yang melanjutkan ke Bandung dengan sisa rangkaian di depan dan sebagian lagi kembali ke Stasiun Banjar untuk menggunakan kereta yang telah disediakan di sana.

Joni menyampaikan petugas dari PT KAI secara sigap langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan juga memberikan service recovery.

“Evakuasi telah selesai dan kereta-kereta sudah berjalan normal dengan pembatasan kecepatan saat melewati lokasi,” jelasnya.