KPU Setuju, Jokowi-Prabowo Tarung Bebas di Debat Pilpres II

Joko Widodo bersalaman dengan Prabowo Subianto usai Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). (Antara - Sigid Kurinawan)
30 Januari 2019 22:35 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Usulan tim Prabowo-Sandi agar debat pilpres kedua pada 17 Februari 2019 berlangsung dengan istilah tarung bebas telah disepakati tim Jokowi-Ma'ruf dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso mengatakan sesi ini akan berlangsung pada segmen keempat dan kelima.

“Saya terima kasih usul kami diakomodasi. Ini kan juga keinginan masyarakat luas menginginkan debat presiden standar negarawan. Dengan berkaca di berbagai di lini lain termasuk debat presiden di Amerika,” katanya seusai pertemuan di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Pada sesi ini jelas Priyo tidak akan dibatasi waktu hingga segmen berakhir. Meski begitu, tetap akan ada moderator yang memandu acara dan peserta debat harus bisa mengatur durasi.

Sementara itu segmen kedua dan ketiga masih dalam pembahasan. Tim sukses dan KPU berupaya agar acara tidak monoton seperti pada debat sebelumnya.

“Mudah-mudahan nanti juga segmen dua dan tiga ini juga menuju ke debat bebas yang menginginkan agar dua calon pemimpin bangsa kita ini betul-betul mempunyai reflek untuk menjawab secara alamiah dari berbagai pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari panelis-panelis,” jelas Priyo.

Format tarung bebas sudah didengungkan tim Prabowo-Sandi saat evaluasi debat perdana. Priyo menuturkan bahwa usul ini BPN lontarkan agar peserta debat saling menunjukkan program-program terbaiknya. Menurutnya, ini bisa mengeksplorasi gagasan lebih dalam dan tuntas melalui sikap kesantuanan dan kenegarawanan masing-masing calon.

Sumber : Bisnis/JIBI