Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar, Hujan Abu Tipis hingga Klaten

Guguran lava pijar Gunung Merapi yang teramati dari CCTV pukul 20.17 WIB. (Istimewa/Twitter - BPPTKG)
29 Januari 2019 23:35 WIB Jafar Sodiq Assegaf Nasional Share :

Solopos.com, SOLO - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekhnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi kembali mengeluarkan lava pijar yang meluncur ke arah Kali Gendol pada Selasa (29/1/2019) malam pada pukul 20.17 WIB.

Dikutip dari akun twitter @BPPTKG, guguran lava pijar Gunung Merapi terekam kamera CCTV pada pukul 20.17 WIB dengan durasi selama 141 detik. Lava pijar meluncur sejauh 1400 meter ke arah Sungai Gendol.

Tak lama kemudian, guguran lava pijar juga terjadi dengan jarak luncur 1300 m dan 1100 m. "Guguran lava pijar kembali teramati di Gunung #Merapi pukul 20.56 dan 21.41 WIB, dengan jarak luncur 1300 m dan 1100 m ke arah hulu Kali Gendol, durasi 135 dan 111 detik. #statuswaspada," tulis akun @BPPTKG.

BPPTKG juga mengungkapkan status Gunung Merapi hingga saat ini masih Waspada atau level 2. Warga dihimbau untuk tetap tenang dan mewaspadai terjadinya hujan abu.

Akibat serangkaian guguran lava pijar yang terjadi sejak pukul 20.17 WIB, hujan abu tipis dilaporkan terjadi di beberapa desa di Kecamatan Musuk dan Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, serta Kota Boyolali.

Akun @merapi_news, mengumpulkan sejumlah foto yang memperlihatkan hujan abu tipis di sejumlah daerah seperti Cepogo hingga Musuk di Boyolali, hingga Petung Deles Indah Sidorejo Kemalang Klaten. Berikut sejumlah unggahan foto yang memperlihatkan guguran lava pijar di sejumlah tempat;