Emak-Emak Nangis Minta Foto Sandiaga Uno Kader PAN? Ini Klarifikasi Partai

Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno tampil di hadapan anggota Muhammadiyah di Purwodadi, Grobogan, Jateng, Sabtu (11/1 - 2018). (Antara/Istimewa)
29 Januari 2019 23:01 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Video emak-emak yang histeris meminta berfoto bareng Sandiaga Uno terus menjadi polemik karena muncul tudingan sandiwara. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno pun akhirnya buka suara soal tudingan sandiwara yang dilakukan calon wakil presiden nomor urut 02 itu.

Hal ini karena emak-emak yang dimaksud disebut-sebut sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari partai itu. Sebelumnya, video yang diunggah Sandiaga Uno dalam akun Instagram @sandiuno banyak dicibir pengguna media sosial.

Eddy menilai aksi emak-emak itu wajar dan bukan rekayasa atau sandiwara. "Saya kira itu wajar, bukan hal yang direkayasa," kata Eddy di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jl Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2019), dilansir Suara.com.

"Saya bisa tunjukkan, saya bisa buktikan masih ada puluhan kejadian dan momentum seperti itu di berbagai daerah dan tidak ada rekayasa, betul-betul natural," ujarnya.

Eddy mengklaim belum mengecek kebenaran sosok emak-emak tersebut merupakan caleg PAN. Namun, menurut Eddy, apabila emak-emak tersebut benar merupakan caleg PAN, maka tidak ada salahnya.

"Saya belum cek, tapi andai kata itu benar itu caleg PAN saya kira enggak masalah ya, dia juga kan manusia biasa, yang punya idola dan kalau bertemu dengan idolanya, emosinya begitu,” jelasnya.

Sandiaga Uno dituding telah bersandiwara dengan membuat sebuah unggahan status di akun Instagram miliknya. Sandiaga mengunggah gambar seorang wanita yang menangis histeris ketika ingin meminta foto bersama dirinya saat berada di Sumedang, Jawa Barat.

Melalui akun Instagram, Sandiaga Uno sempat mempertanyakan siapa sosok wanita yang rela menangis demi bisa berfoto bersamanya itu. Sebab, ia merasa sangat tersanjung dan ingin terus berjuang demi perubahan Indonesia.

Sumber : Suara.com