Pengacara Sebut Abu Bakar Ba’asyir Tak Layak Ditahan

Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir (kiri) di LP Gunungsindur, Bogor, Jumat (18/1 - 2019).(Antara/Yulius Satria Wijaya)
29 Januari 2019 14:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Tim Pembela Muslim, Muhammad Mahendradatta, mengatakan Abu Bakar Ba'asyir tidak layak untuk menjalani penahanan karena kondisi kesehatan serta usia.

"Dari pihak Mer-C sebagai tim kesehatan yang mendampingi Ustaz terus-menerus, menyampaikan kepada kami, dan kami sepakat bahwa Ustaz bagaimanapun juga sudah tidak layak ditahan," kata Mahendradatta kepada wartawan di RSCM, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Mahendradatta mengatakan Ba'asyir masuk dalam kategori orang yang tidak layak ditahan berdasarkan kriteria yang dikeluarkan lembaga internasional World Health Organization.

"Sudah masuk kriteria WHO. Ada empat kategori yang tidak boleh ditahan dan tidak boleh mendapat perlakuan tidak manusiawi," katanya.

Mahendradatta tidak memerinci empat kategori tersebut. Namun, hal itu, kata dia, berkaitan dengan kesehatan dan usia Ba'asyir.

Terkait dengan pemeriksaan di RSCM, menurut dia, kondisi Ba'asyir saat ini mengalami penurunan kesehatan yang sewajarnya dialami orang tua. Ia mengungkapkan tim dokter RSCM yang terdiri atas lima dokter ahli telah menyampaikan secara umum ditemukan gangguan, seperti jantung, penyempitan pembuluh darah, pengapuran, dan demensia.

"Itu tadi sekilas sudah ditemukan dan disampaikan dokter. Kondisi Ustaz adalah kondisi yang sewajarnya dialami orang tua, jadi janganlah mengatakan beliau sehat seperti kita yang usianya di bawah beliau. Jadi, kondisi makin menurun itu, iya [terjadi], sesuai usia," katanya.

Sejauh ini, tim pengacara Ba'asyir masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh tim dokter RSCM terhadap Ba'asyir, termasuk keputusan apakah yang bersangkutan akan menjalani rawat inap atau tidak.

Menurut Mahendradatta, Ba'asyir dirawat disalah satu ruangan rumah sakit dan didampingi oleh anaknya. Ba'asyir menjalani perawatan di RSCM sejak Selasa (29/1/2019) pagi.

Anggota Tim Pengacara Muslim Akhmad Kholid menyampaikan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir hanya menjalani pemeriksaan rutin. Kholid mengatakan pemeriksaan rutin Ba'asyir sudah dilakukan sejak 3 bulan terakhir.

Sumber : Antara