Jokowi Borong Sabun Cuci Rp2 Miliar, Ini Penjelasan Istana

Capres Nomer urut 01, Joko Widodo. (Antara)
22 Januari 2019 22:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) memborong sabun cuci buatan warga Garut senilai Rp2 miliar mendapat sorotan. Dari mana uang yang dipakai Jokowi untuk memborong 100.000 paket sabun itu?

Politisi PDIP Pramono Anung mengatakan Presiden Jokowi membeli sabun cuci buatan warga Garut bernama Eli Liawati untuk mendorong pengembangan UMKM. "Kenapa Pak Jokowi sebagai Presiden kemudian membeli itu? Karena beliau memang berkeinginan mengangkat UMKM," kata Pramono di Bina Graha, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Menurut Pramono, dana yang digunakan untuk membeli sabun itu berasal dari Tim Kampanye Nasional (TKN). Pramono mengatakan nantinya sabun cuci itu akan dikelola oleh TKN untuk dibagikan. "Nanti akan dimasukkan dalam laporan secara terbuka oleh TKN," tambah Pramono.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menegaskan tujuan Presiden Jokowi membeli sabun itu untuk memberi dorongan kepada sektor UMKM seperti yang dilakukan oleh Eli. Ngabalin pun memuji usaha yang dilakukan Eli dalam memproduksi sabun yang ternyata belajar dari informasi di internet.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara penyerahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019) lalu, membeli sabun cuci produksi Eli Liawati, warga Desa Padahurip, Banjarwangi, Garut.

Jokowi memesan 100.000 botol sabun cuci yang tiap botolnya dihargai Rp20.000. Eli memproduksi sabun cuci piring dan sabun cuci pakaian bersama Kelompok Usaha Bersama Padawangi binaan Program Keluarga Harapan di Desa Padahurip, Banjarwangi, Garut, sejak dua bulan silam dari hasil belajar tutorial di internet.

Sumber : Antara