Sejarah Hari Ini: 20 Januari 1991, Sudan Tetapkan Syariat Islam Jadi Dasar Hukum Negara

Masjid Al/Nilin di Sudan. (Wikimedia.org)
20 Januari 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Sudan secara resmi menetapkan syariat Islam sebagai dasar hukum negara tersebut, 20 Januari 1991. Keputusan itu kemudian justru memperparah konflik antara muslim dan kristiani di Sudan bagian selatan.

Penetapan syariat Islam sebagai dasar hukum negara Sudan itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi pada 20 Januari. Masih banyak peristiwa bersejarah lainnya yang terjadi pada 20 Januari setiap tahunnya.

Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut Solopos.com menyajikan sejumlah peristiwa bersejarah pada 20 Januari yang dirangkum dalam Sejarah Hari Ini:

1567
Pasukan Prancis yang menyerang pasukan Portugal di Rio de Janeiro, Brasil justru mengalami kekalahan telak. Kekalahan itu juga memicu pasukan Prancis untuk pergi dan membatalkan rencana merebut Rio de Janeiro dari Portugal.

1839
Pasukan Cile dan Peru berhasil mengalahkan pasukan Konfederasi Peru-Bolivia di Yungay, Peru. Atas kekalahan dalam pertempuran tersebut, Konfederasi Peru-Bolivia yang didirikan oleh Andres de Santa Cruz pada 1836 runtuh. Peru dan Bolivia kemudian terpisah menjadi negara yang berdiri sendiri-sendiri.

1841
Pasukan Inggris menduduki wilayah Hong Kong demi merebutnya dari Tiongkok. Setelah Tiongkok kalah dari Inggris dalam Perang Opium I, wilayah Hong Kong secara resmi dikuasai Inggris sebelum akhirnya diduduki Jepang semasa Perang Dunia II. Kini, Hong Kong merupakan wilayah administratif khusus milik Tiongkok.

1945
Pemerintahan Sementara Hungaria yang dipimpin Perdana Menteri Bela Miklos de Dalnok sepakat menandatangani gencatan senjata dengan Sekutu. Hal itu sekaligus mengakhiri keikutsertaan Hungaria dalam Perang Dunia II.

1945
Sebanyak 1,8 juta orang Jerman di Prusia Timur dievakuasi menyusul serangan Uni Soviet. Evakuasi itu berlangsung selama dua bulan. Meski terhitung berhasil, sekitar 25.000 sampai 30.000 orang Jerman tewas karena serangan Uni Soviet semasa proses evakuasi berlangsung.

Martin Luther King Junior (paling depan). (Reuters)
1986
Untuk kali pertama, Hari Martin Luther King Junior diperingati sebagai hari libur nasional di Amerika Serikat (AS). Hari Martin Luther King Junior adalah satu-satunya hari libur di AS yang memperingati jasa orang Afrika-Amerika. Hari itu bertujuan untuk memperingati jasa-jasa Martin Luther King Junior yang semasa hidupnya merupakan juru bicara gerakan non-kekerasan untuk memperjuangkan hak-hak sipil. Kini, Hari Martin Luther King Junior dperingati setiap Senin ke-3 pada Januari atau sekitar tanggal lahir Martin, 15 Januari.

1981
Owen Lee Hargreaves lahir di Calgary, Alberta, Kanada. Ia kemudian dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang pernah membela tiga klub besar di Eropa, yakni Bayern Munchen, Manchester United, dan Manchester City. Hargreaves membela Bayern Munchen pada 2000 hingga 2007, Manchester United sejak 2007 hingga 2011, dan Manchester City dari 2011 sampai 2012. Hargreaves kemudian pensiun sebagai pemain sepak bola setelah konrtaknya di Manchester City habis pada 2012.

Marco Simoncelli. (Reuters)
1987
Marco Simoncelli lahir di Cattolica, Rimini, Italia. Namanya lantas tenar sebagai pembalap Moto GP pada 2010. Simoncelli tewas setelah terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua di Sirkuit Sepang, Malaysia. Semasa menjadi pembalap Moto GP, Simoncelli memang dikenal memiliki gaya balapan yang cukup berhaya, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi pembalap lain.

1991
Pemerintah Sudan secara resmi menetapkan syariat Islam sebagai dasar hukum negara tersebut. Keputusan itu kemudian justru memperparah konflik antara muslim dan kristiani di Sudan bagian selatan. 

2009
Barrack Hussein Obama II secara resmi dilantik menjadi Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS). Obama merupakan orang berkulit hitam pertama yang memangku jabatan sebagai presiden di AS.