Ini Alasan Yusril Tidak Patuhi Rekomendasi Majelis Syuro PBB

Yusril Ihza Mahendra (Bisnis.com/Samdysara Saragih)
20 Januari 2019 06:30 WIB Sholahuddin Al Ayyubi Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA --  Majelis Syuro PBB merekomendasikan keputusan Ijtima Ulama II yang mengharuskan Partai Bulan Bintang (PBB) mendukung Capres-Cawapres Prabowo Subianto Sandiaga Uno.  Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memastikan pihaknya tidak akan sepenuhnya patuh pada rekomendasi tersebut.

Yusril berpandangan Majelis Syuro PBB tidak seperti Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang hasil rekomendasinya harus selalu dipatuhi. Dia menjelaskan jika Dewan Syuro dan Pengurus DPP PBB berbeda pandangan dalam hal politik adalah hal yang biasa, namun menurut Yusril keputusan PBB akan dibawa ke salah satu Paslon Capres-Cawapres adalah keputusan Ketua Umum.

"Majelis Syuro itu kan hanya memberikan nasihat dan pertimbangan. Itupun bukan sebuah rekomendasi atau sebuah keputusan di PBB. Ijtima itu menyangkut kaidah hukum agama, bukan soal politik," tuturnya, Jumat (18/1/2019).

Menurut Yusril, PBB akan menentukan sikap politik pada 27 Januari 2019 untuk mendukung salah satu Capres-Cawapres. Dia menjelaskan sikap politik PBB akan ditentukan oleh pengurus inti dan Ketua Umum 27 Januari 2019 nanti.

"Jadi pada 27 Januari 2019 nanti kami akan adakan rapat untuk memberikan dukungan kepada salah satu calon dalam Pilpres nanti," katanya.

Sumber : Bisnis.com