Garuda Indonesia Layani Solo-Madinah, Simak Jadwal Terbangnya

Ilustrasi umrah (Setkab.go.id)
17 Januari 2019 09:10 WIB Farida Trisnaningtyas Nasional Share :

Solopos.com, SOLO - Pasar umrah melalui Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali kian potensial menyusul dibukanya satu lagi penerbangan umrah oleh Garuda Indonesia, Rabu (16/1/2019).

Garuda membuka penerbangan reguler rute Solo-Madinah via Banda Aceh di Bandara Adi Soemarmo per Rabu. Rute ini menambah slot pemberangkatan umrah setelah sebelumnya maskapai full services ini melayani penerbangan reguler rute Solo-Jeddah via Banda Aceh.

Garuda Indonesia melayani tiga kali penerbangan reguler Solo-Jeddah dalam sepekan via Banda Aceh. Jadwalnya adalah Selasa, Kamis, dan Sabtu. Selain Garuda Indonesia, rute Solo-Madinah juga dilayani Lion Air sepekan dua kali, yakni Sabtu dan Minggu.

General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Hendrawan, mengatakan penerbangan Solo-Madinah pergi pulang (PP) dilayani sekali dalam sepekan, yakni pada Rabu pukul 16.45 WIB. Pada penerbangan perdana ini Garuda Indonesia memberangkatkan 299 peserta umrah. Perinciannya, 230 orang dari Jawa Tengah dan DIY, sementara 69 peserta dari Aceh.

“Penerbangan rute reguler Solo-Madinah ini menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Airbus A 330-300E yang berkapasitas 360 penumpang. Penerbangan ini bergenti di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Madinah, Arab Saudi,” jelas dia kepada wartawan seusai peresmian.

Penerbangan itu akan tiba di Madinah Kamis (17/1) pukul 02.05 waktu setempat. Sedangkan penerbangan dari Madinah menuju Solo berangkat dari Madinah pukul 04.05 waktu setempat dan tiba di Solo pukul 20.30 WIB hari berikutnya.

Menurut dia, pembukaan rute ini sejalan dengan peningkatan permintaan pasar umrah dari Solo dan sekitarnya. Di samping itu, penerbangan ini bakal banyak memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peserta umrah dari Jateng dan DIY. Hal ini karena mereka bisa langsung terbang dari Solo ke Arab Saudi tanpa harus ke Jakarta atau Surabaya lebih dulu.

“Jumlah jamaah umrah dari tahun ke tahun terus meningkat. Layanan penerbangan ini kian memperkuat potensi pasar umrah Solo,” imbuh dia.