Pagi Ini Sejumlah Jalan di Solo Diblokade, Sweeping Kendaraan Terjadi di Beberapa Titik

Banyak pengendara motor kecewa karena sejumlah jalan ditutup, Minggu (13/1/2019) pagi WIB. (Solopos - Ratih Arfy)
13 Januari 2019 09:29 WIB Jafar Sodiq Assegaf Nasional Share :

Solopos.com, SOLO - Aparat Kepolisian tampak berjaga di sejumlah wilayah khususnya di perbatasan Solo pada pagi ini, Minggu (13/1/2019) WIB. Sebelumnya sempat beredar kabar ada 12 area yang mengalami penyekatan mulai Minggu pukul 06.30.

Pagi ini, rencananya Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Solo Raya menggelar Tabligh Akbar di Bundaran Gladak, Solo. Tabligh Akbar PA 212 yang rencana digelar di kawasan Gladag, di bilangan Jalan Slamet Riyadi, Solo, merupakan jalan protokol masuk dalam kategori white area.

Polresta Solo menyiagakan 2.300 personel gabungan Polri dan TNI untuk pengamanan kegiatan Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Gladak, Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/1/2019) pagi.

Diprediksi bakal ramai, beredar pesan berantai yang menghimbau masyarakat untuk menghindai sejumlah jalur. "Penyekatan aparat masuk Solo Minggu (13/1/2019): 1.Tugu Makutho. 2.Banyuanyar. 3.Rokok Kerbau Sekip 4.Ringroad 5.Jurug 6.Jembatan Mojo 7.Tanjung Anom 8. Jembatan Tipes/Lottemart 9. Tugu Lilin Pajang 10.Kleco 11.Kali Wingko 12.Simpang 3 Pangeran Wijil," tulis pesan itu.

Pantauan sejumlah pewarta Solopos.com pagi ini, aparat berjaga di sejumlah titik di Solo. Di Klaten tepatnya Prambanan, jalur Klaten-Solo aparat melakukan sweeping kendaraan baik mobil maupun motor. Aparat memeriksa kelengkapan SIM dan STNK.

Pantauan jurnalis Solopos FM, Putu Narendra, di rest area Sragen sejak dini hari tadi aparat berjaga melakukan sweeping kendaraan. Hal serupa terjadi di jalan Ring Road Sroyo, Jaten Karanganyar, Simpang Empat Mojosongo, Plesungan dan exit tol Klodran.

Pewarta Solopos, Mariyana Ricky, melaporkan Polisi berjaga di sekitaran Gedung Barkorwil II Soloraya. Pagar besi sepanjang Jl. Jendral Sudirman sampai Gapura Gladag menghalangi para jamaah Tabligh Akbar dari arah Jl. Mayor Sunaryo. Mereka tertahan dan menyemut di area pagar. Sebagian memilih memutar lewat Kauman sementara yang lain memprotes dan berteriak-teriak di sepanjang pagar besi.

Kolom 13 hours ago

Pesan dari Kyoto