Finalis Puteri Indonesia 2016 & 2017 Terlibat Prostitusi Online

Seorang tersangka mucikari dari prostitusi online artis dalam ungkap kasus di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (10/01 - 2019). (Antara/M Risyal Hidayat)
11 Januari 2019 19:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan ada dua finalis Puteri Indonesia yang terlibat dalam prostitusi online di antara 45 artis dan seratusan model. Mereka dikendalikan oleh muncikari ES dan TN.

Kepada wartawan di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (11/1/2019), Luki mengatakan keduanya masuk dalam enam artis yang diduga kuat terlibat praktik prostitusi. Hal itu terungkap berdasarkan bukti-bukti yang muncul dalam pemeriksaan ES dan TN.

"Sudah ada enam, karena ketambahan satu orang. Sudah lengkap data-datanya, termasuk nama-namanya," ungkap Luki.

Meski demikian, Luki enggan membocorkan nama-nama tersebut. Selain dua finalis Puteri Indonesia, ada dua artis sinetron di stasiun televisi swasta, dan dua lainnya merupakan artis FTV.

"Yang dua artis sinetron di TV swasta, yang dua finalis Puteri Indonesia, yang dua lagi artis FTV atau foto model," ucapnya.

Mengenai identitas kedua finalis Puteri Indonesia tersebut, Luki enggan menjabarkannya. Dia hanya membocorkan jika mereka adalah finalis Puteri Indonesia pada 2016 dan 2017. "Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017," ujar Luki.

Luki menyatakan keenam artis yang diduga kuat terlibat pelacuran daring tersebut akan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada pekan depan. "Pemanggilan akan dilakukan pekan depan. Jika tidak datang akan kita panggil lagi minggu berikutnya sampai dua kali, setelah itu ada upaya paksa membawa mereka. Ini untuk memperjelas jaringan dari pelacuran daring ini," tutur Luki.

Sumber : Antara

Kolom 3 hours ago

Solo adalah Kunci