Kata Menristekdikti, Peluang Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Kini Lebih Besar

Ilustrasi perkuliahan. (Antara)
11 Januari 2019 05:35 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, MADIUN — Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Moh. Nasir menilai peluang masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pada tahun ini lebih besar.

Pemerintah melalui Kemenristekdikti mulai memberlakukan kebijakan baru di bidang seleksi penerimaan mahasiswa baru. Sejumlah kebijakan tersebut di antaranya seleksi dilakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

M. Nasir saat di Madiun, Kamis (10/1/2019), mengatakan pola seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini melalui dua materi tes. Pertama, Tes Potensi Skolastik (TPS). Calon mahasiswa akan diukur kemampuan kognitif, logika/nalar, maupun pemahaman umumnya. Tes tersebut penting sebagai salah satu keberhasilan pendidikan formal, termasuk pendidikan tinggi.

Kedua, Tes Kompetensi Akademik (TKA). Untuk soal TKA, menggunakan Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial Humaniora (Soshum). Tes TKA ini akan mengukur kompetensi pengetahuan calon mahasiswa tentang materi yang diajarkan di sekolah dan yang diperlukan saat mengikuti program studi yang dipilih.

Materi seleksi masuk perguruan tinggi 2019 menggunakan High Order Thinking Skill (HOTS) atau soal dengan kemampuan analisis tinggi. “Selama ini kalau masuk perguruan tinggi kan daftar dulu baru ikut tes. Selanjutnya diterima atau tidak. Sekarang enggak, calon harus menerima nilai dulu, baru dia daftar. O ini saya cocok kalau ngambil bidang ini, selama ini kan hanya meraba-raba. Tiba-tiba kuliah gagal. Hla ini nggak mau saya,” kata Nasir seperti dilansir RRI.

Untuk Jurusan Seni dan Olahraga juga tetap diberlakukan tes keahlian. Jurusan Olahraga, misalnya, panitia seleksi akan menanyakan sertifikat keahlian yang dimiliki calon mahasiswa, termasuk perolehan medali pada kejuaraan tertentu. Mereka juga diminta membuat video berdurasi 3-5 menit kemudian dipaparkan di hadapan tim seleksi.

“Jadi jangan sampai orang cacat masuk di prodi olahraga, nanti nggak nyambung. Dengan pengukuran ini antara perguruan tinggi satu dengan yang lain hampir sama,” kata dia.

Sesuai jadwal, tahapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2019 diawali pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) pada 4 Januari-25 Januari 2019. Selanjutnya pendaftaran dilaksanakan 4-14 Februari dan pengumuman hasil seleksi dilaksanakan Maret 2019.