Aung San Suu Kyi Perintahkan Militer Myanmar Tumpas Pemberontak Rakhine

Aung San Suu Kyi (Reuters)
09 Januari 2019 03:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, RAKHINE – Pemimpin negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, membahas serangan kelompok pemberontak di Rakhine, Arakan Army. Serangan yang dilakukan di empat pos polisi, Senin (7/1/2019), menewaskan sekitar 13 orang dan melukai sembilan lainnya.

Dalam pertemuan khusus, juru bicara pemerintah Myanmar, Zaw Htay, mengatakan, Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myin meminta pasukan militer membalas serangan Arakan Army. "Kantor presiden memerintahkan militer melancarkan serangan untuk menghancurkan teroris," kata Zaw Htay seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/1/2019).

Menurut catatan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), pertempuran antara pemerintah Myanmar dan pemberontak menyebabkan ribuan orang mengungsi. Tentara Arakan menginginkan otonomi yang lebih besar bagi Rakhine. Mayoritas anggota kelompok tersebut yang beragama Budha memiliki pengaruh kuat bagi masyarakat.

Tentara Arakan menyerang sebagai balasan atas kekerasan militer Myanmar di negara bagian Rakhine. Menurut Zaw Htay, serangan tersebut sangat mengejutkan karena terjadi mendadak. Menurutnya, Tentara Arakan bisa mengacaykan Rakhine jika tidak segera ditumpas. Dia menuding Arakan Army bekerja sama dengan gerilyawan Rohingya membentuk kelompok teroris. Kabarnya, kelompok tersebut bermarkas di perbatasan Myanmar-Bangladesh untuk menghimpun kekuatan.