Pria Misterius Sempat Tanyakan Rumah Laode M Syarif

Rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif di Kalibata Selatan, Jakarta, Rabu (9/1 - 2019). (Antara/Reno Esnir)
09 Januari 2019 17:38 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Seorang pria tak dikenal sempat menanyakan rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif sebelum insiden pelemparan bom molotov terjadi, Rabu (9/1/2019) dini hari.

Tetangga Laode, Arum yang sehari-hari berjualan barang kelontong, mengaku bahwa sosok pria dengan ciri-ciri kulit putih dan berpostur tegap sempat menanyakan kediaman petinggi KPK itu. Kemunculan pria itu terjadi sekitar sebulan yang lalu.

"Orangnya putih, tetapi mukanya kurang jelas. Pakai topi, hidungnya mancung," kata Arum saat ditemui di tokonya, Jl Kalibata Selatan, Jakarta, Rabu.

Arum mengaku, pria misterius itu turut menanyakan nama petinggi KPK yang menghuni rumah di Jl Kalibata Selatan No. 42C itu. Tidak saya kasih tahu. Waktu ditanya, saya hanya bilang, iya rumahnya orang KPK. Tapi kalau namanya, saya bilang ke dia kurang tahu siapa, terang Arum.

Gelagat mencurigakan mulai terlihat di saat ajudan Laode mendatangi Toko Arum. "Dia [pria itu] langsung kabur saat pengawalnya Bapak [Laode] datang [ke warung] beli rokok," jelas Arum.

Dia pun langsung menjelaskan ke ajudan Laode, ada seorang pria yang menanyakan rumah Wakil Ketua KPK itu. Satu hari setelahnya, kata Arum, dia mengaku didatangi pihak kepolisian yang menanyakan ciri-ciri dari pria tersebut.

Satu bulan setelah kejadian pria misterius berlalu, dua botol kaca berisi bahan bakar dan sumbu dilempar ke arah kediaman Laode pada Rabu pukul 05.30 WIB. Satu botol kaca yang dilempar pecah dan tidak meledak. Botol kaca kedua tidak meledak dan tidak pecah.

Di lokasi terpisah, sebuah tas menggantung di kediaman Ketua KPK Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi, pada Rabu pagi. Namun, polisi menduga tas yang diduga bom itu berisi pipa-pipa tanpa unsur peledak. Dari dua kejadian itu, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di dua lokasi tersebut.

Sumber : Antara