Polisi Ciduk Pelaku Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos di Bekasi

Ilustrasi hoaks. (Solopos/Whisnu Paksa)
08 Januari 2019 18:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, BEKASI -- Polisi menangkap seseorang di Bekasi yang diduga terlibat dalam kasus hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos yang menghebohkan belum lama ini. Saat ini terduga pelaku sedang diperiksa di Bareskrim Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa penyidik Polri menangkap terduga pelaku tersebut di Bekasi, Jawa Barat. "Benar telah ditangkap satu orang di Bekasi. Saat ini dalam pemeriksaan di Bareskrim Polri," kata Dedi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (8/1/2018).

Meski demikian, Dedi belum mengungkapkan inisial terduga pelaku. Sebelumnya, penyidik telah menangkap tiga tersangka dalam kasus ini, yakni HY, LS, dan J di tiga lokasi yang berbeda, yakni di Bogor, Jawa Barat; Balikpapan, Kalimantan Timur; dan Brebes, Jawa Tengah.

Peran ketiganya dalam kasus informasi hoaks ini yakni menerima konten hoaks tanpa mengkonfirmasi kebenaran isi konten dan langsung menyebarkannya melalui akun Facebook maupun melalui grup Whatsapp.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai kabar bohong soal tujuh kontainer surat suara dengan total 70 juta lembar untuk pasangan calon nomor urut 01 dibuat bukan dengan alamiah dan sporadis, melainkan terorganisir.

Komisioner KPU Pramono Ubaid mengatakan bahwa tujuan utama pelaku diduga ingin meruntuhan kredibilitas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Baginya, KPU sudah terbiasa jika dianggap tidak netral mengenai kebijakan yang dibuat. Jika diberi masukan dan salah, Pram pastikan terima kritik tersebut.

“Tapi kalau tujuannya untuk meruntuhkan kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu maka kami harus proses secara hukum,” katanya di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Sumber : Antara