Tahun 2019 Ini Penerima Beasiswa Bidikmisi Bertambah

Ilustrasi Perguruan Tinggi (Solopos - Whisnupaksa)
07 Januari 2019 18:57 WIB Ayu Prawitasari Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Pemerintah menambah jumlah mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi di perguruan tinggi pada tahun 2019 ini.

Pada 2018, kuota nasional Bidikmisi mencapai 85.000 mahasiswa. Sementara pada 2019, jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 130.000 mahasiswa di seluruh Indonesia. Rencana itu merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia pada 2019.

“Ini perintah Presiden. Kalau bisa Bidikmisi dinaikkan 50%. Prioritas pembangunan akan digeser dari infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memberikan Kuliah Umum Membangun Generasi Milenial Indonesia yang Berkarakter dengan Semangat Prestasi di Auditorium Profesor Wuryanto Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (2/1/2019), seperti dilansir laman ristekdikti.go.id pada hari yang sama.

Nasir menambahkan kiat berkompetisi di era Revolusi Industri 4.0. kepada mahasiswa Bidikmisi Unnes. Mahasiswa perlu membuat visi hidup dan target yang akan dicapai, paling tidak 10 tahun ke depan.

“Anda buat curriculum vitae [yang menjelaskan] 20 tahun lagi akan menjadi apa. Nanti dikawal untuk mencapai tujuan itu. Saya yakin Anda pasti bisa,” kata Nasir.

Bagi masyarakat, beasiswa Bidikmisi diakui sangat bermanfaat. Beasiswa itu dinilai dapat memotong mata rantai kemiskinan karena anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dan mewujudkan kehidupan lebih baik.

Pada 2018, mahasiswa Unnes yang mendapatkan Program Beasiswa Bidikmisi berjumlah 1.208 orang dengan total mahasiswa aktif penerima Bidikmisi sebanyak 6.004 mahasiswa. Selain beasiswa Bidikmisi, pemerintah melalui Unnes juga memberikan neasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) kepada 1.320 mahasiswa pada 2018.

Unnes juga menerima mahasiswa yang mendapat beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua, Papua Barat, dan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebanyak 108 mahasiswa.

Rektor Unnes Fathur Rokhman memaparkan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi telah menunjukkan prestasi yang gemilang. Selain prestasi akademik, mereka juga banyak yang sukses menjadi pengusaha dan inovator.

“Beberapa mahasiswa bahkan mengundurkan diri dari Bidikmisi karena wirausahanya berhasil. Mereka merasa tidak lagi perlu beasiswa sehingga beasiswa tersebut diberikan kepada adik kelas yang lebih membutuhkan,” kata Fathur Rokhman.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar; Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Nada Marsudi; Rektor Unnes Fathur Rokhman; beserta para wakil rektor dan para dekan di Unnes; serta tamu undangan lain.