Muncikari yang Jajakan Vanessa Angel Punya Pelanggan Orang Asing

Vanessa Angel (kedua kiri) seusai diperiksa terkait kasus prostitusi online di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (6/1 - 2019). (Antara/Didik Suhartono)
07 Januari 2019 15:20 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan total ada 45 artis dan 100-an model yang terlibat prostitusi online di bawah kendali ES dan TN. Pelanggan mereka berasal dari berbagai kota, termasuk dari luar negeri.

"Bukan hanya dua, tapi ada 45 semuanya oknum artis yang terlibat langsung di bawah kendali dua mucikari ini dengan tugasnya masing-masing," kata Luki, saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jatim, di Surabaya, Senin (7/1/2018).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, bisnis prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis dan model ini telah berlangsung cukup lama. Praktik ini sudah dilakukan tersangka selama kurang lebih dua tahun terakhir atau sejak 2017 lalu.

"Semua kota, tergantung sesuai pemesanannya, bahkan dari luar negeri juga," ujar Luki.

Luki menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan, muncikari ES fokus memasarkan artis kepada pria hidung belang. Sementara muncikari TN lebih fokus mempromosikan seratusan model yang dibawahinya.

"Model-model tersebut terdiri dari model majalah populer, model FHM, hingga model iklan," kata Luki.

Terkait nama-nama artis dan model yang terlibat selain Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila, dia enggan mengungkapkannya. Yang pasti, lanjut Luki, pihaknya sudah memiliki foto-foto, nama-nama, dan bukti transaksi dari para artis dan model yang terlibat prostitusi online tersebut.

"Kita sudah punya foto-fotonya, sudah punya nama-namanya, sudah ada sebagian transaksinya," kata Luki.

Sedangkan untuk tarif yang dikenakan terhadap para artis dan model ini bervariasi tergantung tingkat kepopuleran artis tersebut. Luki menyebut, bisnis ini memiliki jaringan yang cukup besar.

"Ada yang Rp100 juta, ada yang Rp80 juta, Rp50 juta, dan yang paling kecil Rp2 juta," katanya pula.

Sumber : Antara