Solopos Hari Ini: Marak Caleg Nol Rupiah

Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (7/1 - 2018).
07 Januari 2019 11:15 WIB Ginanjar Saputra Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Mayoritas calon anggota legislatif (caleg) DPR di Soloraya melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye mereka nol rupiah. Kondisi ini menjadi sorotan karena sebagian besar caleg sudah aktif berkampanye.

Berdasarkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), terdapat 125 caleg DPR atau 63,13% dari 198 caleg DPR di dapil Jawa Tengah (Jateng) IV dan Jateng V yang penerimaan sumbangan dana kampanye mereka ke parpol nol rupiah.

Ulasan tentang dana kampanye nol rupiah para caleg itu menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (7/1/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyoroti proyek infrastruktur di Jl. Jenderal Sudirman, Kota Solo. Pemasangan batu andesit di kawasan tersebut direncanakan pada Maret mendatang.

Pemasangan Batu Andesit Dimulai Maret

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo bersama Dinas Perhubungan dan Polresta Surakarta mengukur Jl. Jenderal Sudirman dan kawasan Gladak sebagai persiapan pemasangan batu andesit di kawasan itu. Pemasangan batu andesit di kawasan itu akan dilakukan Maret.

Sekretaris DPUPR Kota Solo, Arif Nurhadi, saat ditemui Espos di kawasan Gladak, Minggu (6/1/2019), mengatakan kegiatan awal adalah mengukur sekaligus persiapan penataan lanjutan koridor Jl. Jenderal Sudirman yang sebelumnya telah selesai di depan Balai Kota Solo. Selain itu, sebagai koordinasi mengenai manajemen rekayasa lalu lintas.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, ada kabar utama mengenai jalan utama di Karanganyar yang diperlebar. Berikut cuplikan berita di halaman Soraya pada Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Diperlebar, Jl. Lawu Jadi "Blackspot"

Jalan utama di Karanganyar Kota yakni Jl. Lawu yang kini sudah diperlebar justru menjadi area blackspot atau rawan kecelakaan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Faris Budiman, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, menyampaikan hal itu saat berbincang dengan wartawan, Kamis (3/1/2018).

Dasarnya adalah hasil analisa dan evaluasi yang dipaparkan Polda Jawa Tengah pada rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar beberapa waktu lalu. Blackspot adalah titik atau area yang menunjukkan daerah itu rawan kecelakaan dan dapat dilihat dari data kecelakaan selama satu tahun.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Bertahan Sejak Era Minyak Tanah

Hari masih pagi, tapi kesibukan sudah terlihat di dapur rumah Umi Latifah, 40, warga Dusun Sendangrejo, Desa Jati, Sumberlawang, Sragen. Empat wanita paruh baya berbagi pekerjaan.

Wanita pertama sibuk memasak nasi. Wanita kedua sibuk menuangkan nasi setengah matang ke dalam ketel.

Simak ulasannya secara lengkap di: E-Paper Solopos.