Kirim Kebohongan Award ke Prabowo-Sandi, Grace Natalie dkk Dipolisikan

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. (Antara/Try Reza Essra)
06 Januari 2019 23:30 WIB Sholahuddin Al Ayyubi Nasional Share :
Solopos.com, JAKARTA -- Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan sejumlah pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tuduhan fitnah dan ujaran kebencian serta provokasi kepada publik. Pelaporan ini mereka lakukan gara-gara Kebohongan Award yang dikirimkan PSI kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Beberapa pengurus PSI yang telah dipolisikan ACTA ke Bareskrim Polri adalah Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Tsamara Amany, dan Dara Adinda Kesuma Nasution dengan nomor laporan: LP/B/0023/I/2019/ Bareskrim tertanggal 6 Januari 2019.
 
Wakil Ketua ACTA, Hendarsam Marantoko, menuding pemberian Kebohongan Award dari PSI beberapa hari lalu menimbulkan keresahan masyarakat. Selain itu, katanya, Kebohongan Award juga telah menggiring opini negatif publik terhadap pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Tujuan pengurus PSI ini sebenarnya adalah untuk menghina pasangan Pak Prabowo dan Sandiaga berserta tim suksesnya Andi Arief," tuturnya, Minggu (6/1/2018).
 
Menurutnya, barang bukti berupa foto, video dan screenshot unggahan pimpinan PSI di Twitter juga sudah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti dan diproses hukum.
 
"Semua barang bukti itu, sudah kami serahkan ke tim penyidik untuk memperkuat laporan kami," katanya.
 
Dia meminta Polri profesional menangani kasus tersebut. Dia mengklaim optimistis laporan yang telah dilayangkan itu bisa memberikan efek jera kepada PSI sekaligus membantu pemerintah menghentikan penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong.
 
"Kami berharap agar Polri professional menangani laporan kami terhadap para elit PSI ini," ujarnya.
 
Hendarsam menuding para elite PSI tersebut melakukan dugaan tindak pidana kejahatan tentang konflik SARA seperti Pasal 156 KUHP Jo Pasal 15 UU No 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. "Ancaman pidana ini lebih dari 5 tahun penjara," katanya.
Sebelumnya, sebagai reaksi atas beberapa hoaks politik yang muncul di awal 2019, PSI mengirimkan penghargaan Kebohongan Award Tahun 2019 kepada pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan politikus Partai Demokrat Andi Arief.

Penghargaan itu dikirimkan ke Prabowo - Sandiaga dengan menggunakan jasa ojek online. PSI yang merupakan partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) menyebut Kebohongan Award ini sebagai sindiran karena tim Prabowo-Sandiaga dinilai sering melontarkan kabar bohong atau hoaks.

PSI memberikan tiga penghargaan yang sudah mereka namai sendiri. Ketiga penghargaan itu antara lain penghargaan Kebohongan Terlebay kepada Prabowo Subianto, Kebohongan Terhakiki kepada Sandiaga Uno, serta Kebohongan Terhalu kepada Andi Arief. Wasekjen Partai Demokrat itu kini menjadi sorotan karena kicauannya yang melontarkan isu 7 kontainer surat suara sudah tercoblos yang rupanya hoaks.

Sumber : Bisnis/JIBI