Mengerikan! Detik-Detik Truk Tabrak 21 Motor

Puing-puing sepeda motor berserakan setelah kecelakaan karambol di Binh Nhat, Distrik Ben Luc, Long An, Vietnam, Rabu (2/1 - 2019). (Vietnamnews.vn)
04 Januari 2019 21:40 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, LONG AN — Sedikitnya empat orang tewas dan 16 orang terluka dalam tabrakan karambol di persimpangan Binh Nhat, Distrik Ben Luc, Long An, Vietnam, Rabu (2/1/2019). Dalam kecelakaan yang terekam CCTV dan videonya kini menjadi viral di media sosial itu, truk peti kemas tiba-tiba menabrak 21 sepeda motor di depannya yang berhenti di lampu merah.

Dikutip dari Vietnamnews.vn, Jumat (4/1/2019), para saksi mata mengatakan truk itu terus melaju setelah menabrak 21 sepeda motor dan menyeretnya sepanjang 150 meter sebelum berhenti. Akibatnya, empat orang tewas serta 16 orang mengalami luka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Cho Ray, Ho Chi Minh.

Setelah dilakukan penyeldikan, sopir truk peti kemas pemicu kecelakaan maut itu dinyatakan positif dalam pengaruh alkohol dan heroin kala menabrak 21 sepeda motor. Dilaporkan Vnexpress.net, si sopir yang diketahui bernama Pham Thanh Hieu, 32, sempat melarikan diri dan menyerahkan diri kepada polisi beberapa berjam setelah tabrakan karambol terjadi.

Kini, Hieu ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut dan terancam hukuman 15 tahun penjara atas tuduhan melanggar peraturan lalu lintas jalan yang menyebabkan kecelakaan serius.

Kecelakaan lalu lintas memang merupakan penyebab utama kematian di Vietnam. Data dari Komite Keselamatan Lalu Lintas mencatat satu orang meninggal setiap jam karena kecelakaan lalu lintas di Vietnam. Pada 2018 lalu, ada lebih dari 18.720 kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 8.244 orang dan melukai hampir 14.800 lainnya.

Penggunaan narkoba juga tidak jarang dilakukan para pengemudi truk di Vietnam. Mereka menganggap konsumsi narkoba bisa meningkatkan daya tahan dalam mengemudi. Pada 2014 lalu, Kementerian Transportasi Vietnam mengemukakan ada 526 sopir truk yang positif mengonsumsi narkoba di antara 136.000 sopir truk yang mengikuti tes narkoba.